GROBOGAN, METROSELEBES.COM - Penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Kegiatan yang melibatkan Kementerian Pertanian, POLRI, serta Komisi IV DPR RI ini tidak hanya menunjukkan sinergi antar-lembaga, namun juga menjadi gerakan nyata dalam mempercepat pencapaian target produksi jagung nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Ketua Komisi IV DPR RI turut hadir langsung dalam acara ini, yang berlokasi di Desa Selojari, Kecamatan Godong.
Baca Juga: Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun
Penanaman dilakukan di lahan perhutanan sosial seluas 74 hektare dari total 207 hektare lahan yang telah disiapkan di wilayah tersebut.
Gerakan sinergi hijau ini menargetkan peningkatan produksi jagung nasional sebesar 9,2% pada periode Januari–Juli 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung Indonesia pada 2024 tercatat sebesar 18,9 juta ton.
Jika target ini tercapai, maka pada pertengahan 2025 Indonesia diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 20 juta ton jagung.
Selain kegiatan penanaman, Kementan juga terus mengakselerasi program unggulan lainnya, seperti cetak sawah baru, pompanisasi, dan penyediaan sarana produksi.
Upaya ini diperkuat dengan dukungan pengawalan dari unsur TNI dan POLRI di lapangan agar implementasinya berjalan efektif dan efisien.
Baca Juga: KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Sebagai tambahan, dalam laporan FAO tahun 2024 disebutkan bahwa kebutuhan jagung nasional—baik untuk pangan, pakan, maupun industri—telah mencapai 22 juta ton per tahun.
Artikel Terkait
Jenazah Dibawa dengan Motor, Pengabdian Terakhir Ariel Sharon Menembus Jalan Terjal Pinembani
Trump Sebut Energi Terbarukan Tak Stabil, Data Justru Tunjukkan Texas Makin Andal dan Murah
Sekolah Berasrama Prabowo: Solusi Putus Rantai Kemiskinan Anak Bangsa
2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern
DPR Setujui Anggaran Rp70,86 Triliun untuk Kementerian PU TA 2026, Dukung Mega Proyek Infrastruktur Nasional
Kopdes Merah Putih, Ujung Tombak Prabowo Bangun Ekonomi Rakyat dari Desa"
KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Bacakan Pleidoi di Persidangan, Hasto Kristiyanto Sebut Penolakan Timnas Israel Jadi Awal Kriminalisasi Terhadap Dirinya
Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun"