Sinergi Hijau: Gerakan Tanam Jagung Serentak Jadi Motor Swasembada Pangan2025

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 11 Juli 2025 | 06:28 WIB
Penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (Instagram kementeranpertanian)
Penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (Instagram kementeranpertanian)

 

GROBOGAN, METROSELEBES.COM - Penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang melibatkan Kementerian Pertanian, POLRI, serta Komisi IV DPR RI ini tidak hanya menunjukkan sinergi antar-lembaga, namun juga menjadi gerakan nyata dalam mempercepat pencapaian target produksi jagung nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Ketua Komisi IV DPR RI turut hadir langsung dalam acara ini, yang berlokasi di Desa Selojari, Kecamatan Godong.

Baca Juga: Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun

Penanaman dilakukan di lahan perhutanan sosial seluas 74 hektare dari total 207 hektare lahan yang telah disiapkan di wilayah tersebut.

Gerakan sinergi hijau ini menargetkan peningkatan produksi jagung nasional sebesar 9,2% pada periode Januari–Juli 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung Indonesia pada 2024 tercatat sebesar 18,9 juta ton.

Baca Juga: Bacakan Pleidoi di Persidangan, Hasto Kristiyanto Sebut Penolakan Timnas Israel Jadi Awal Kriminalisasi Terhadap Dirinya

Jika target ini tercapai, maka pada pertengahan 2025 Indonesia diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 20 juta ton jagung.

Selain kegiatan penanaman, Kementan juga terus mengakselerasi program unggulan lainnya, seperti cetak sawah baru, pompanisasi, dan penyediaan sarana produksi.

Upaya ini diperkuat dengan dukungan pengawalan dari unsur TNI dan POLRI di lapangan agar implementasinya berjalan efektif dan efisien.

Baca Juga: KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan

Sebagai tambahan, dalam laporan FAO tahun 2024 disebutkan bahwa kebutuhan jagung nasional—baik untuk pangan, pakan, maupun industri—telah mencapai 22 juta ton per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X