JAKARTA – METROSELEBES.COM: Setelah lebih dari 28 tahun koperasi desa dipinggirkan dari arus utama pembangunan ekonomi nasional, kini semangat baru menggelora lewat rencana besar pemerintah membangun 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia.
Gagasan strategis ini merupakan tonggak sejarah baru dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil, inklusif, dan mandiri.
Dalam rapat bersama DPR RI pada Rabu, 9 Juli 2025, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya pelatihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengelola Kopdes agar koperasi ini benar-benar berdampak dan berkelanjutan.
Budi Arie menyatakan bahwa program ini tak cukup hanya berdiri di atas infrastruktur kelembagaan, namun harus ditopang oleh kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang kuat.
Karena itu, pelatihan masif bagi pengurus dan pengelola koperasi menjadi prioritas mendesak.
"Kalau kita ingin koperasi ini profesional dan membawa dampak, maka SDM-nya harus disiapkan sejak awal," tegasnya dalam rapat.
Baca Juga: Trump Serang Perdagangan Global Lewat Gelombang Tarif Baru, EU Berlomba Capai Kesepakatan
Program pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih ini merupakan inisiatif Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi pedesaan.
Dalam visi besarnya, koperasi menjadi ujung tombak pemberdayaan masyarakat desa melalui sistem ekonomi gotong royong.
Data dari Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, hingga awal 2025 terdapat sekitar 127 ribu koperasi aktif di Indonesia, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar sehat secara kelembagaan dan mampu bersaing di pasar.
Baca Juga: Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Rencana PHK Massal Pegawai Federal
Sebagai wujud keseriusan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema kolaboratif lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung pelatihan, akses permodalan, hingga digitalisasi koperasi.
Artikel Terkait
Wakil Wali Kota Palu Terima Kunjungan Mister Miss Sulawesi Tengah, Siap Bersinergi Promosikan Daerah
5 Alasan Konsumen Diminta Jangan Terburu-Buru Beli Mobil Listrik: Dari SPKLU Langka Hingga Biaya Baterai Selangit
Viral! Anak Pedagang Es Keliling Diterima di ITB, Rumah Penuh Trofi Sejak SD
Menteri Agama Buka Peluang Haji dan Umrah Pakai Kapal Laut
Ketegangan Tarif AS dan Konflik Perbatasan Bayangi Pertemuan Menlu ASEAN di Malaysia
Penjualan Global Porsche Turun di Semester Pertama 2025, Pasar China Jadi Pemicu Utama
Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Rencana PHK Massal Pegawai Federal
Anggaran Boleh Naik, Tapi Keadilan Harus Ditegakkan: Seruan dari Timur Indonesia
Trump Serang Perdagangan Global Lewat Gelombang Tarif Baru, EU Berlomba Capai Kesepakatan
Investor Desak Tesla Segera Tetapkan Jadwal RUPS Tahunan, Soroti Kepemimpinan Elon Musk dan Penurunan Kinerja