Koperasi Bangkit dari Pinggiran: 80 Ribu Koperasi Desa Disiapkan, Pemerintah Dorong Pelatihan Masif

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 10 Juli 2025 | 04:42 WIB
Dalam rapat bersama DPR RI pada Rabu, 9 Juli 2025, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya pelatihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengelola Kopdes (Instagram kopdesmerahputih)
Dalam rapat bersama DPR RI pada Rabu, 9 Juli 2025, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya pelatihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengelola Kopdes (Instagram kopdesmerahputih)

 

JAKARTA – METROSELEBES.COM: Setelah lebih dari 28 tahun koperasi desa dipinggirkan dari arus utama pembangunan ekonomi nasional, kini semangat baru menggelora lewat rencana besar pemerintah membangun 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Gagasan strategis ini merupakan tonggak sejarah baru dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang adil, inklusif, dan mandiri.

Dalam rapat bersama DPR RI pada Rabu, 9 Juli 2025, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya pelatihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi para pengelola Kopdes agar koperasi ini benar-benar berdampak dan berkelanjutan.

Baca Juga: Investor Desak Tesla Segera Tetapkan Jadwal RUPS Tahunan, Soroti Kepemimpinan Elon Musk dan Penurunan Kinerja

Budi Arie menyatakan bahwa program ini tak cukup hanya berdiri di atas infrastruktur kelembagaan, namun harus ditopang oleh kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang kuat.

Karena itu, pelatihan masif bagi pengurus dan pengelola koperasi menjadi prioritas mendesak.

"Kalau kita ingin koperasi ini profesional dan membawa dampak, maka SDM-nya harus disiapkan sejak awal," tegasnya dalam rapat.

Baca Juga: Trump Serang Perdagangan Global Lewat Gelombang Tarif Baru, EU Berlomba Capai Kesepakatan

Program pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih ini merupakan inisiatif Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi pedesaan.

Dalam visi besarnya, koperasi menjadi ujung tombak pemberdayaan masyarakat desa melalui sistem ekonomi gotong royong.

Data dari Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, hingga awal 2025 terdapat sekitar 127 ribu koperasi aktif di Indonesia, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar sehat secara kelembagaan dan mampu bersaing di pasar.

Baca Juga: Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Rencana PHK Massal Pegawai Federal

Sebagai wujud keseriusan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema kolaboratif lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung pelatihan, akses permodalan, hingga digitalisasi koperasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X