Diharapkan dengan penyaluran 250 ribu ton beras melalui SPHP, harga beras di wilayah terdampak bisa kembali mendekati HET, sekaligus memberikan nafas bagi masyarakat yang terdampak lonjakan harga sejak awal tahun ini.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan saat ini tidak tinggal diam dalam menghadapi gejolak harga pangan yang bisa memicu keresahan sosial—khususnya di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan pasokan dan distribusi.***
Artikel Terkait
Sepupu Bashar al-Assad Ditangkap, Otoritas Baru Suriah Perketat Pembersihan Rezim Lama
Misi Evakuasi Sunyi: Diplomasi Senyap Selamatkan WNI dari Iran dan Israel
Komandan Senior Iran Tewas, Ketegangan Memuncak dalam Perang Udara Israel-Iran yang Berlangsung Lebih dari Seminggu
Sinergi Gizi Nasional: KSP Perkuat Aksi Cepat MBG di Daerah 3T
Akselerasi Terhambat, Zona B Tol Ciawi–Sukabumi Dikebut Rampung Agustus
Kolaborasi Hijau Sumbar: Komisi IV DPR RI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Alam
Syarhei Tsikhanouski Dibebaskan dari Penjara, Tsikhanouskaya Desak Pembebasan Tahanan Politik Lainnya
Era Baru Diplomasi Global: Indonesia dan Rusia Resmikan Kemitraan Strategis Multidimensional
Ekowisata Khatulistiwa: Dusun Bambu Jadi Pusat Sinergi Pasar dan Alam
Igor Sechin: China Bergerak Menuju Kemandirian Energi dan Siap Jadi Eksportir Global