Misi Evakuasi Sunyi: Diplomasi Senyap Selamatkan WNI dari Iran dan Israel

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:12 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono melalui akun resmi Instagram @menluri, menyatakan dirinya terus memantau langsung proses evakuasi dan memastikan komunikasi aktif dengan WNI yang masih berada di wilayah terdampak konflik. (Instagram menluri)
Menteri Luar Negeri Sugiono melalui akun resmi Instagram @menluri, menyatakan dirinya terus memantau langsung proses evakuasi dan memastikan komunikasi aktif dengan WNI yang masih berada di wilayah terdampak konflik. (Instagram menluri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Misi evakuasi sunyi yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia berhasil menyelamatkan 97 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah eskalasi situasi kawasan.

Proses tahap pertama evakuasi ini dinyatakan berjalan lancar, dengan 93 WNI, 3 staf KBRI, dan 1 warga negara Iran yang merupakan pasangan WNI berhasil dipindahkan ke Baku, Azerbaijan.

Tak hanya dari Iran, sebanyak 4 WNI dari Israel juga berhasil dievakuasi melalui jalur diplomatik menuju Yordania.

Baca Juga: Sepupu Bashar al-Assad Ditangkap, Otoritas Baru Suriah Perketat Pembersihan Rezim Lama

Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas diplomasi senyap yang dijalankan Kementerian Luar Negeri RI dalam melindungi WNI di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Sugiono melalui akun resmi Instagram @menluri, menyatakan dirinya terus memantau langsung proses evakuasi dan memastikan komunikasi aktif dengan WNI yang masih berada di wilayah terdampak konflik.

“Isu ini akan terus kami suarakan melalui jalur diplomasi, termasuk dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) OKI ke-51 di Istanbul,” ungkap Menlu.

Baca Juga: Langkah Cepat Swasembada: Prabowo Siapkan Indonesia Jadi Eksportir Beras dan Jagung

Menurut data dari International Organization for Migration (IOM), kondisi geopolitik yang tidak stabil di Timur Tengah telah menyebabkan meningkatnya kebutuhan evakuasi bagi warga asing.

Di sisi lain, data dari Kementerian Luar Negeri mencatat ada lebih dari 600 WNI yang menetap di Iran per 2024, yang sebagian besar merupakan pelajar dan pekerja migran.

Langkah cepat dan koordinatif ini menjadi contoh bagaimana Indonesia memprioritaskan keselamatan warganya, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun.

Baca Juga: Indonesia Bawa Pulang Diplomasi Strategis dari Rusia: Perkuat Posisi Global di Tengah Dinamika Geopolitik

Operasi lanjutan masih direncanakan, mengingat masih ada WNI yang belum dapat dievakuasi karena keterbatasan akses dan faktor keamanan.

Evakuasi sunyi ini adalah bukti konkret diplomasi yang tidak hanya bergerak di meja perundingan, tetapi juga hadir di lapangan, menyelamatkan nyawa.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X