Menteri Sosial Gus Ipul Bongkar 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Salur, Ini Penyebabnya

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 19 Juni 2025 | 08:41 WIB
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul memastikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara transparan dan akuntabel. (Instagram kemensosri)
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul memastikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara transparan dan akuntabel. (Instagram kemensosri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul memastikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Dalam keterangannya, Gus Ipul mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 1,3 juta rekening milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat gagal salur.

Faktor utama penyebab gagalnya penyaluran bansos ini antara lain adalah rekening yang tidak aktif, perbedaan data administrasi, serta dugaan adanya ketidaksesuaian informasi penerima.

Baca Juga: Bantuan PKH Diperbarui, Ribuan Keluarga Tak Lagi Terima Dana Sosial

Dari total 7,99 juta lebih KPM yang terdaftar, angka rekening bermasalah ini cukup signifikan sehingga memerlukan penanganan serius.

Saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) berkoordinasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menindaklanjuti setiap kasus agar penyaluran bansos tepat sasaran.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk ikut mengawal proses penyaluran bansos melalui aplikasi Cek Bansos, serta berkoordinasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial, atau BPS di daerah masing-masing.

 

Baca Juga: Stimulus Sosial Dipertebal, Harapan Mandiri Rakyat Meningkat Tajam

Berdasarkan data Kemensos, pada 2024 pemerintah mengalokasikan anggaran bansos sebesar Rp 496 triliun yang mencakup berbagai program, termasuk PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Keberhasilan penyaluran bansos ini sangat penting untuk mendukung ketahanan sosial masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan pasca pandemi.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X