JAKARTA, METROSELEBES.COM – Sebuah tonggak sejarah penting kembali dicapai dalam pembangunan ekonomi desa. Per 8 Juni 2025 pukul 08.16 WIB, tercatat sebanyak 79.258 desa/kelurahan di Indonesia telah resmi membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus.
Ini berarti sekitar 94,9% dari total 83.762 desa/kelurahan di seluruh Indonesia telah mengambil langkah konkret dalam memperkuat kemandirian ekonomi komunitas lokal melalui koperasi.
Data dari dashboard resmi Kopdes Merah Putih juga menunjukkan bahwa sebanyak 83.165 desa/kelurahan telah tersosialisasi mengenai program ini.
Baca Juga: Instruksi Presiden dan Regulasi Baru, Koperasi Desa Kini Wajib Diformalkan Sesuai Aturan 2025
Artinya, hanya menyisakan kurang dari 1% desa yang belum sepenuhnya menerima sosialisasi atau belum membentuk koperasi secara formal.
Gerakan kolaborasi ekonomi ini, yang kami sebut sebagai salah satu "Gerakan Kolaborasi Ekonomi Terbesar di Desa", digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM di bawah kepemimpinan Menteri Budi Arie Setiadi.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan partisipasi ekonomi warga desa, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari akar rumput.
Baca Juga: Desa Bangkit Lewat Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Berdaya Saing
Menurut laporan resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM, pembentukan koperasi ini dilakukan secara partisipatif melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelkus).
Setiap koperasi yang terbentuk diarahkan untuk menjadi pusat ekonomi rakyat dengan model pengelolaan yang profesional namun berbasis gotong royong.
Data BPS 2024 menunjukkan bahwa desa-desa yang memiliki koperasi aktif mengalami peningkatan rata-rata pendapatan per kapita sebesar 17% dibanding desa yang belum memiliki koperasi.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih: Akselerasi Legalitas untuk Ekonomi Desa Bangkit
Kajian dari LPEM FEB UI pada awal 2025 menyatakan bahwa program koperasi berbasis desa memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi mikro hingga 3 kali lipat lebih cepat di wilayah tertinggal.
Artikel Terkait
Koalisi 6 Kementerian: Pendidikan Antikorupsi Jadi Pilar Indonesia Maju
Olahraga Jadi Pelarian Efektif Usai Patah Hati, Ini Bukti Bukan Sekadar Tren
Prabowo Tak Akan Tenang Sebelum Indonesia Swasembada Pangan, Dimulai dari Jagung Bengkayang
Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban ke Kawasan Transmigrasi, Warga Palolo Terharu Terima Bantuan Langsung
Waspadai Risiko Konsumsi Daging Kurban: Terapkan 5 Cara Aman Ini Saat Iduladha
Circle Tembus Langit Wall Street, Nilai Perusahaan Sentuh $32 Miliar
Bahlil Tegaskan Izin Tambang PT GAG Nikel Terbit Sebelum Dirinya Jadi Menteri
Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Balas Santai: Mungkin Mau Cari Perhatian
Fadli Zon Minta Publik Tak Cemas Soal Penulisan Ulang Sejarah Nasional
Kopdes Merah Putih akan Jadi Mesin Baru Pemerataan Ekonomi Nasional