JAKARTA, METROSELEBES.COM - Gerakan nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KopDes/Kel Merah Putih) hadir sebagai solusi nyata bagi desa-desa di Indonesia yang selama ini terpinggirkan dalam sistem ekonomi.
Dengan menggandeng masyarakat langsung, program Koperasi Merah Putih ini mendorong desa menjadi pusat kehidupan ekonomi, bukan hanya tempat tinggal semata.
Melalui program ini, pemerintah—melalui Kementerian Koperasi dan UKM, KOMDIGI, serta BAKOHUMAS—mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang kuat dari bawah.
Dengan target 80 ribu koperasi aktif di seluruh wilayah Indonesia, program ini bertujuan membangun kemandirian dan keberlanjutan desa dalam jangka panjang.
Baca Juga: 3 Kunci Sukses Koperasi dan Masa Depan Kopdes Merah Putih
Enam fokus utama gerakan ini antara lain:
- Menghapus praktik tengkulak, rentenir, dan pinjol ilegal,
- Menyederhanakan rantai distribusi hasil produksi,
- Meningkatkan daya saing ekonomi lokal,
- Memodernisasi sistem koperasi berbasis digital,
- Memperluas inklusi keuangan sambil menjaga kestabilan harga,
- Menjadikan desa sebagai pusat ekonomi produktif.
Upaya melawan rentenir dan pinjol ilegal menjadi langkah penting mengingat banyak warga desa yang terjerat bunga tinggi akibat keterbatasan akses perbankan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Digadang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat di Tengah Gempuran Kapitalisme
Laporan Bank Dunia (2023) menunjukkan hanya sekitar 38% warga desa yang memiliki akses keuangan formal. Melalui KopDes, angka ini ditargetkan naik menjadi 60% dalam tiga tahun.
Tak hanya itu, riset LIPI tahun 2022 membuktikan bahwa koperasi digital mampu memangkas biaya distribusi hingga 20% dan mempercepat akses pasar.
Ini sangat mendukung tujuan KopDes untuk memotong rantai pasok yang panjang, terutama dalam sektor pertanian dan UMKM desa.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi
Program ini membawa semangat baru untuk memberdayakan desa.
Artikel Terkait
Garuda Mengudara: Indonesia Tembus Round 4 Kualifikasi Piala Dunia Usai Tumbangkan China
Fadli Zon Resmi Pimpin Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan
Pertumbuhan Ekonomi NTB Minus, Mendagri Warning Risiko Stabilitas Nasional
Kekalahan Telak di Pilpres, Partai Konservatif Korsel Desak Reformasi Total
Ustadz Yahya Waloni Wafat Saat Sampaikan Khutbah Idul Adha di Makassar
Presiden Prabowo Jamu Timnas Indonesia Usai Kalahkan Timnas China
Kapolda Sulteng Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Mapolda
Presiden Prabowo Siapkan Diskon Tarif Transportasi Nasional, Erick Thohir: Ringankan Beban Masyarakat Saat Liburan
Soal Surat Pemakzulan Gibran dari FPP TNI, Hidayat Nur Wahid: Sudah Sampai di MPR, Tapi Proses Masih Panjang
Empat Adab dan Sunnah Penting Saat Pemotongan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha 2025