Circle Tembus Langit Wall Street, Nilai Perusahaan Sentuh $32 Miliar

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 22:34 WIB
Jeremy Allaire, CEO dan salah satu pendiri Circle Internet Group, penerbit salah satu stablecoin terbesar di dunia, bereaksi terhadap harga perdagangan perdana pada hari IPO perusahaan tersebut.
Jeremy Allaire, CEO dan salah satu pendiri Circle Internet Group, penerbit salah satu stablecoin terbesar di dunia, bereaksi terhadap harga perdagangan perdana pada hari IPO perusahaan tersebut.

NEW YORK,METROSELEBES.COM-Perusahaan penerbit stablecoin terkemuka, Circle Internet (CRCL.N), kembali mencuri perhatian pasar setelah sahamnya melonjak 48% pada hari Jumat (6/6), menyusul debut spektakulernya di Bursa Efek New York (NYSE) sehari sebelumnya. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (06/06/2025).

Baca Juga: Tesla Bangkit dari Jurang Kerugian, Tapi Drama Musk vs Trump Belum Usai

Saham Circle sempat menyentuh angka tertinggi $123,49, hampir empat kali lipat dari harga penawaran awal sebesar $31. Dengan lonjakan tersebut, nilai perusahaan melonjak menjadi sekitar $32,1 miliar secara fully diluted — sebuah pencapaian luar biasa bagi perusahaan yang berbasis di New York dan dikenal luas sebagai penerbit stablecoin USD Coin (USDC).

 

Kesuksesan IPO Circle dinilai sebagai angin segar bagi pasar penawaran umum perdana yang sempat lesu akibat ketidakpastian ekonomi global dan gejolak tarif dagang. Para analis dan pelaku industri melihat aksi korporasi ini sebagai titik balik penting.

Baca Juga: Bayang-Bayang Perang di Perbatasan: Thailand dan Kamboja Saling Perkuat Militer

"Ini bukan sekadar peristiwa besar di dunia kripto, tapi juga menjadi indikator bahwa pasar IPO mulai menemukan momentumnya kembali," ujar Matt Kennedy, ahli strategi senior di Renaissance Capital, penyedia riset dan ETF berbasis IPO.

 

Presiden NYSE, Lynn Martin, turut menyebut IPO Circle sebagai barometer penting bagi pasar modal tahun ini. Menurutnya, pencatatan Circle bukan hanya mewakili sektor kripto, tetapi menjadi sinyal kesiapan investor terhadap emiten-emiten yang kuat dan solid.

 

Nada optimisme juga digaungkan oleh CEO Nasdaq, Adena Friedman, yang menyatakan bahwa para investor kini menyadari bahwa ketidakpastian global mungkin akan bertahan, dan karena itu mulai mengarahkan dananya ke perusahaan-perusahaan dengan daya tahan tinggi.

Baca Juga: Israel Temukan Jenazah Sandera Thailand di Gaza, Serangan Udara Tewaskan 15 Warga Palestina

Menurut analis dari IPOX, Lukas Muehlbauer, keberhasilan IPO Circle adalah bagian dari tren yang menunjukkan bahwa pasar menyambut baik perusahaan yang tidak terlalu terdampak risiko rantai pasok internasional. Ia memperkirakan pipeline IPO akan tetap aktif dalam beberapa bulan ke depan, terutama untuk sektor seperti kecerdasan buatan (AI), pertahanan, dan teknologi finansial (fintech).

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X