GAZA CITY, METROSELEBES.COM — Ketegangan di Jalur Gaza kembali memanas setelah laporan dari media Israel mengonfirmasi tewasnya satu tentara Israel dan luka parah yang diderita oleh tiga lainnya dalam insiden keamanan yang terjadi di wilayah timur Gaza, Senin (waktu setempat).
Dalam laporan yang disiarkan langsung oleh Al Jazeera, terlihat dua titik pertempuran utama yakni di timur Kota Gaza dan utara Jalur Gaza.
Kepulan asap tebal tampak membubung dari kawasan permukiman padat penduduk, menandakan intensitas serangan yang berlangsung.
Baca Juga: 50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah
Menurut sumber militer Israel, kejadian bermula saat sejumlah pejuang dari kelompok perlawanan Palestina mencoba menembus garis pertahanan Israel melalui serangan mendadak yang diduga telah direncanakan secara terorganisir.
Baku tembak pun tak terelakkan. Dalam kontak senjata tersebut, satu tentara Israel dinyatakan tewas di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit militer.
Sementara itu, kelompok perlawanan Palestina mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut sebagai bagian dari balasan terhadap serangan udara Israel yang terus menggempur wilayah Gaza dalam beberapa pekan terakhir.
Mereka menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk perlawanan terhadap pendudukan dan agresi yang berlangsung tanpa henti.
Situasi di Jalur Gaza semakin memburuk, dengan meningkatnya korban di kedua belah pihak dan kekhawatiran masyarakat internasional terhadap potensi eskalasi lebih besar.
Organisasi kemanusiaan internasional pun menyerukan gencatan senjata segera untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil.***