internasional

Peretasan Sistem Bocorkan Data Pelanggan Louis Vuitton Korea, Keamanan Diperketat

Jumat, 4 Juli 2025 | 17:45 WIB
Seorang pria berjubah dengan tudung memegang komputer laptop sementara kode siber diproyeksikan ke tubuhnya dalam gambar ilustrasi yang diambil pada 13 Mei 2017. Source FOTO: REUTERS

SEOUL,METROSELEBES.COM-Unit Louis Vuitton di Korea Selatan mengonfirmasi terjadinya pelanggaran sistem yang menyebabkan kebocoran sebagian data pelanggan, termasuk informasi kontak. Insiden ini terjadi pada bulan Juni dan baru terungkap pada Rabu pekan ini, menurut pernyataan resmi perusahaan pada Jumat (04/07/2025).

Baca Juga: Kredit Pajak Kendaraan Listrik AS Berakhir 30 September, Penjualan EV Diprediksi Melonjak Sementara

"Kami menyesal menginformasikan bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang sempat mengakses sistem kami, yang mengakibatkan kebocoran sebagian informasi pelanggan," ujar Louis Vuitton Korea dalam keterangan tertulis.

 

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa data keuangan pelanggan tidak ikut terdampak dalam insiden tersebut. Setelah menyadari adanya akses ilegal, pihak Louis Vuitton Korea segera memberitahu otoritas pemerintah terkait dan mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan situasi.

Baca Juga: RUU Pajak dan Belanja Trump Disahkan DPR: Kemenangan Politik Besar yang Picu Polemik Nasional

"Kami telah mengimplementasikan sejumlah tindakan pengamanan tambahan guna memperkuat sistem kami dan mencegah insiden serupa di masa mendatang," tambah pernyataan itu.

 

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jumlah pelanggan yang terdampak maupun rincian data yang bocor. Perusahaan mengimbau para pelanggan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan penyalahgunaan informasi pribadi.

 

Insiden ini menambah daftar panjang kasus pelanggaran data yang melibatkan merek-merek global, sekaligus memperkuat pentingnya sistem keamanan siber yang tangguh di era digital.

 

Tags

Terkini