Penentang resolusi berpendapat bahwa serangan terhadap Iran hanyalah operasi terbatas yang masih berada dalam kewenangan presiden sebagai panglima tertinggi militer, bukan permulaan permusuhan berkelanjutan. Senator Bill Hagerty dari Tennessee, mantan duta besar AS untuk Jepang di masa jabatan pertama Trump, menilai resolusi itu dapat menghambat presiden bertindak cepat dalam krisis.
"Kita tidak boleh membelenggu presiden di tengah krisis ketika nyawa dipertaruhkan," ujar Hagerty.
Pada masa jabatan pertama Trump, Kaine juga mengajukan resolusi serupa pada 2020, yang kala itu lolos di Senat dan DPR dengan sedikit dukungan Partai Republik, namun gagal melewati veto presiden.
Baca Juga: 5,5 Juta Anak Sudah Terima MBG, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp121 Triliun
Ketua DPR Mike Johnson, sekutu dekat Trump, telah menyatakan pekan ini bahwa waktu untuk upaya tersebut belum tepat.