internasional

Euro dan Yen Menguat, Harga Minyak Anjlok Usai Gencatan Senjata Israel-Iran, Dolar Tertekan

Selasa, 24 Juni 2025 | 18:34 WIB
Seorang karyawan memegang uang kertas dolar AS di tempat penukaran uang di Jakarta, Indonesia, pada 9 April 2025. Source FOTO: REUTERS

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama turun 0,15% ke 98,07, memperpanjang penurunan lebih dari 0,5% pada sesi sebelumnya. Gubernur The Fed, Christopher Waller, bahkan membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan bulan depan.

 

Ekonom Jefferies, Mohit Kumar, memperkirakan bahwa suku bunga AS akan berada di level netral ketika masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed berakhir pada 2026. Ia menambahkan, “Kami memperkirakan data ekonomi akan mulai melemah sepanjang musim panas, dan mendorong pemangkasan suku bunga pada bulan September.”

Baca Juga: Israel Setujui Usulan Gencatan Senjata Trump Setelah Klaim Sukses Netralisir Ancaman Nuklir Iran

Presiden AS Donald Trump turut menekan The Fed, dengan menyerukan pemangkasan suku bunga sebesar dua hingga tiga poin persentase. Saat ini, pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 23% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan Juli, naik dari 14,5% sehari sebelumnya, berdasarkan alat pemantau CME FedWatch.

 

Jerome Powell dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Kongres AS pada Selasa dan Rabu ini, dengan perhatian utama tertuju pada proyeksi arah kebijakan suku bunga AS.

 

Sementara itu, di pasar kripto, sentimen risiko yang membaik mendorong kenaikan harga. Bitcoin menguat 1,5% ke $105.356, sementara Ether melonjak 2,9% ke $2.415. Keduanya mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya ketegangan geopolitik dan prospek pelonggaran moneter di Amerika Serikat.

Halaman:

Tags

Terkini