Grup maskapai asal Jerman ini memperpanjang penangguhan penerbangan ke dan dari Tel Aviv hingga 22 Juni.
Ryanair
Maskapai berbiaya rendah terbesar di Eropa membatalkan seluruh layanan ke dan dari Tel Aviv hingga 31 Juli.
United Airlines
Maskapai asal Amerika Serikat ini menyatakan bahwa layanan ke dan dari Tel Aviv akan terdampak antara 4 Mei hingga 6 Juni.
Baca Juga: Target Energi Bersih 2030 Terancam, Siemens Desak Inggris Naikkan Kapasitas Lelang Angin Laut
Situasi keamanan yang tidak menentu dan potensi ancaman terhadap penerbangan sipil memaksa maskapai untuk mengedepankan keselamatan penumpang dan awak. Seiring perkembangan konflik di kawasan, industri penerbangan global terus memantau keadaan demi menentukan langkah operasional selanjutnya.