Ketegangan antara Kuba dan AS kian meningkat di tengah krisis ekonomi parah yang melanda rakyat Kuba. Pemerintah setempat menyalahkan embargo era Perang Dingin dari Amerika Serikat, yang menghambat transaksi keuangan, perdagangan, pariwisata, serta impor bahan bakar.
Baca Juga: Trump Gempur Harvard: Pendanaan Dibekukan, Mahasiswa Asing Terancam, dan Status Bebas Pajak Diincar
Meski kritik terhadap Hammer telah dilontarkan secara terbuka dalam beberapa bulan terakhir, Kuba hingga kini tidak pernah menghalangi pergerakannya di dalam negeri. Namun, peringatan verbal ini menjadi sinyal bahwa hubungan diplomatik kedua negara semakin retak di tengah tekanan geopolitik dan tantangan ekonomi.