YOKOHAMA,METROSELEBES.COM-CEO Nissan, Ivan Espinosa, berharap para negosiator dagang Jepang bergerak lebih cepat dalam negosiasi dengan Amerika Serikat untuk mendapatkan tarif yang lebih rendah, ujarnya pada hari Kamis, (15/05/2025).
Baca Juga: China Kecam AS atas Pembatasan Penggunaan Chip AI Huawei
Sementara produsen mobil yang tengah berjuang itu menunggu kejelasan soal kebijakan tarif pemerintahan Trump terhadap mobil dan suku cadang.
Pada hari Selasa, Nissan mengumumkan pemangkasan biaya besar-besaran, dengan rencana mengurangi tenaga kerja global sebesar 15% dan menutup tujuh pabrik kendaraan.
Baca Juga: Gugatan atas Kebijakan Kewarganegaraan Trump Memasuki Sidang Mahkamah Agung
“Saya berharap mereka bergerak lebih cepat, sejujurnya. Kami benar-benar membutuhkan kejelasan secepat mungkin,” kata Espinosa saat berbicara dalam acara FT Future of the Car Summit di London melalui tautan video.
Pernyataan tersebut menanggapi pertanyaan tentang apakah negosiator dagang Jepang telah bergerak cukup cepat dalam upaya mengamankan tarif yang lebih rendah dalam pembicaraan bilateral dengan AS.
Nissan menyatakan bahwa ekspor dari Meksiko dan Jepang menyumbang hampir 45% dari total penjualan mereka di AS, dengan beban tarif AS diperkirakan mencapai 450 miliar yen (sekitar $3,08 miliar) dalam tahun fiskal berjalan, sebelum langkah-langkah mitigasi diterapkan.
Espinosa mengatakan tarif tersebut membuat produsen peralatan asli (OEM) menjadi tidak kompetitif, dan Nissan telah melobi pemerintah Jepang untuk kejelasan dan stabilitas lebih lanjut.