JAYAPURA, METROSELEBES.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi kampung di tanah Papua melalui kolaborasi program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Sinergi ini diyakini mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang berakar dari potensi lokal, terutama sektor pertanian.
Menurut Yandri, penyatuan langkah antara TEKAD dan Kopdes Merah Putih akan membuka peluang-peluang bisnis baru, mulai dari penyediaan pupuk, penyerapan hasil panen, hingga pemasaran produk pertanian.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Tegaskan Negara Hanya Atur Hubungan Hukum, Bukan Ambil Alih Kepemilikan Tanah
Program ini menargetkan petani padi, jagung, dan ubi-ubian sebagai prioritas, mengingat ketiga komoditas tersebut menjadi tulang punggung pangan di banyak kampung Papua.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian Papua pada 2024 menyumbang lebih dari 27% terhadap PDRB provinsi, dengan sebagian besar kontribusi berasal dari pertanian rakyat.
Dengan dukungan koperasi desa, diharapkan rantai distribusi dan nilai tambah produk pertanian dapat meningkat signifikan, sehingga petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga pelaku usaha yang menguasai pasar.
Baca Juga: Langkah Cepat Tahap 2 Koperasi Merah Putih: Dari Struktur Mini Hingga 3 Komoditas Prioritas
Kolaborasi TEKAD dan Kopdes Merah Putih juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kemandirian pangan nasional dari desa dan kampung.
Pemerintah menargetkan, lewat integrasi program ini, Papua dapat menjadi salah satu pusat pertanian berbasis koperasi yang berdaya saing tinggi di Indonesia Timur.***
Artikel Terkait
Kecapi: Permata Tropis Penjaga Kesehatan yang Mulai Dilupakan
Kopdeskel Merah Putih: Gerakan Ekonomi Desa yang Siap Mengubah Wajah Perekonomian Lokal
Beasiswa PIP Dorong Asa Pendidikan Papua Barat, Ratusan Siswa di Ransiki Terima Manfaat
Rentetan Pencurian Motor Paksa KKN Kolaboratif di Lumajang Dihentikan Dini
Pasar Saham Asia Menguat Tipis, Investor Tunggu Data Inflasi AS dan Pertemuan Trump–Putin
Serangan Pelajar SMK di Tomoli Selatan Gegerkan Warga, Orang Tua Korban Desak Pemerintah Bertindak
Kejaksaan RI Terbitkan DPO untuk Cheryl Darmadi, Tersangka Pencucian Uang dan Korupsi Sawit
Gerbang Internasional Palu: Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Kini Menyapa Dunia
Langkah Cepat Tahap 2 Koperasi Merah Putih: Dari Struktur Mini Hingga 3 Komoditas Prioritas
Menteri ATR/BPN Tegaskan Negara Hanya Atur Hubungan Hukum, Bukan Ambil Alih Kepemilikan Tanah