Selain proyek jalan layang, Wali Kota Hadianto juga menyoroti tantangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu yang memerlukan perhatian serius.
Menurutnya, meski pascagempa dan pandemi Covid-19 sempat memukul sektor ekonomi, namun dirinya tetap yakin bahwa Palu akan bangkit dengan pendekatan tematik baru yang lebih adaptif.
“Memang yang menjadi tantangan kita hari ini adalah kawasan ekonomi khusus. Tapi saya tetap yakin Kota Palu akan terus tumbuh dengan tematik yang berbeda,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, wali kota menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha lokal untuk mendorong masuknya investasi.
“Kerja sama sangat dibutuhkan agar akselerasi ini bisa bergerak cepat dan tumbuh baik. Saya berharap Kadin Kota Palu secepatnya menyiapkan waktu untuk duduk bersama saya dan jajaran pemerintah guna memastikan langkah-langkah kerja sama yang optimal,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
China Kirim Bomber H-6 ke Pulau Sengketa, Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Investasi atau Intervensi? Apa Makna Sebenarnya Kesepakatan Indonesia-Prancis?
Trio Mahakarya UEFA! Chelsea Jadi Klub Pertama Raih Semua Gelar Kompetisi
Jutaan Keluarga Akan Terima Bansos Tepat Sasaran, Ini Strategi Baru Pemerintah di 2025
16,5 Juta Keluarga Dapat Kucuran Bansos 2025, Pemerintah Gunakan Sistem Canggih DTSEN
Koperasi Merah Putih Digadang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat di Tengah Gempuran Kapitalisme
Stop Impor Singkong: Sinyal Kebangkitan Petani Lokal dan Industri Hilir Nasional
Revolusi Pendidikan: MK Wajibkan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis untuk Semua
Puan Dorong Jepang Jadi Motor Transisi Energi Hijau RI Lewat Diplomasi Parlemen
Survei Indikator Politik: 67 Persen Warga Puas Terhadap Kinerja Polri Berantas Premanisme