viral

Tren Shampoo Non-SLS Meningkat, Lebih Aman Untuk Kulit Sensitif

Jumat, 15 Agustus 2025 | 05:27 WIB
SLS adalah senyawa kimia yang ada di dalam produk perawatan diri yang dinilai memiliki dampak buruk. (Foto : Unsplash/andrzejgdula)

PALU, METROSELEBES.COM – Kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan rambut yang lembut dan aman mendorong tren penggunaan shampoo non-SLS atau tanpa Sodium Lauryl Sulfate (SLS) semakin meningkat.

SLS merupakan senyawa kimia yang umum digunakan sebagai surfaktan dalam berbagai produk pembersih, termasuk sabun mandi, sabun cuci muka, pasta gigi, deterjen, hingga shampoo.

Baca Juga: Detik-Detik Perahu Hampir Tenggelam di Tengah Arus Deras

Fungsinya untuk menciptakan busa, mengangkat minyak dan kotoran, serta mencampurkan bahan-bahan dalam produk.

Meski dinilai aman jika digunakan dalam batas wajar, SLS berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi pemilik kulit sensitif, seperti iritasi, kemerahan, gatal, kulit kering, hingga mengelupas, terutama jika digunakan terlalu sering atau dalam konsentrasi tinggi.

Baca Juga: Kades Kini Punya Wewenang Resmi Setujui Dana Kopdes Merah Putih

“Untuk meminimalkan risiko, pastikan produk yang mengandung SLS tidak terlalu lama bersentuhan dengan kulit dan selalu dibilas bersih setelah digunakan,” demikian anjuran para ahli perawatan rambut.

Sebagai alternatif, banyak konsumen kini memilih shampoo non-SLS yang lebih lembut dan minim risiko iritasi. Beberapa produk yang populer di pasaran antara lain Natur Natural Extract Shampoo, Herborist Shampoo Zaitun, Wardah Hairfall Treatment Shampoo, dan Mustika Ratu Shampoo Bayam, dengan kisaran harga Rp22.000 hingga Rp30.000.

Baca Juga: Nikita Mirzani Laporkan Dugaan Suap Aparat Penegak Hukum Ke KPK Dalam Kasusnya Dengan Reza Gladys

Memahami kandungan SLS dan memilih produk sesuai kebutuhan dinilai penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala sekaligus membuat rambut tetap lembut dan terawat. ***

 

Tags

Terkini