BOLSEL, METROSELEBES.COM – Kepanikan menyelimuti Laut Inosota, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ketika sebuah perahu dilaporkan hampir tenggelam akibat derasnya arus laut.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat air mulai memenuhi badan perahu sementara penumpang berusaha bertahan di tengah terpaan ombak.
Momen dramatis ini memicu gelombang doa dan dukungan dari warganet yang berharap penyelamatan segera dilakukan.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Rakyat di 81 Ribu Lebih Desa Indonesia
Kejadian hampir tenggelam ini diduga dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi sejak pagi, dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang mengancam keselamatan nelayan maupun penumpang kapal kecil di perairan tersebut.
Sejumlah komentar di media sosial mendesak pihak terkait, terutama tim SAR, untuk segera turun ke lokasi sebelum korban hanyut terbawa arus lebih jauh.
Menurut data BMKG Wilayah IV, sejak awal Agustus wilayah perairan Sulawesi Utara, termasuk Bolsel, memang masuk kategori siaga gelombang tinggi dengan ketinggian 2–4 meter.
Baca Juga: Sinergi TEKAD dan Kopdes Merah Putih, Dorong Pertanian Papua Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Kondisi ini sangat berisiko bagi kapal kecil yang tidak dilengkapi peralatan keselamatan memadai.
Pihak pemerintah daerah bersama Basarnas dilaporkan sedang melakukan koordinasi dan telah mengirimkan tim penyelamat dengan bantuan perahu cepat.
Warga sekitar diimbau untuk tidak memaksakan melaut hingga cuaca kembali normal demi menghindari insiden serupa.***