Inti berita:
• Presiden Prabowo mengalokasikan Rp258,17 miliar melalui Inpres Jalan Daerah 2025 untuk pembangunan 62,54 kilometer jalan di 20 kabupaten/kota Sulsel. Wajo, Sinjai, dan Bantaeng menjadi daerah dengan porsi anggaran terbesar.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Jalan yang mulus masih menjadi harapan banyak warga di sejumlah daerah Sulawesi Selatan. Kini, harapan itu mendapat dorongan baru setelah pemerintah pusat mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai kabupaten dan kota.
Melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah 2025, Presiden Prabowo Subianto menggelontorkan anggaran sebesar Rp258,17 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 62,54 kilometer di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Program tersebut diresmikan secara serentak pada Selasa (23/6/2026).
Tekan Biaya Logistik
Peresmian nasional dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sementara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari Kantor Gubernur Sulsel di Makassar bersama jajaran instansi terkait.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pembangunan jalan memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan dalam distribusi barang dan jasa di Indonesia.
Baca juga: Tuding Alibaba Salin Teknologi Claude, Anthropic Sebut Terjadi Pencurian AI Skala Besar
Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menurut Presiden, ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan memperlancar hubungan antara pusat produksi, kawasan permukiman, hingga sentra ekonomi. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing daerah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut positif program tersebut. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan pembangunan jalan tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Prioritas Berdasarkan Kebutuhan
“Melalui program ini, pemerintah pusat tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membuka akses, menghadirkan pelayanan yang lebih baik, serta mendorong pemerataan pembangunan bagi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil,” ujar Andi Ihsan yang mewakili Gubernur Sulsel dalam kegiatan tersebut.
Artikel Terkait
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH Usai Pengakuan Terima Rp20 Juta, Kampus Buka Investigasi Internal
Aksi Heroik Emak-emak Bongkar Dugaan Lapak Sabu di Labura, Video Viral Bikin Polisi Bergerak
Bang Philip Pimpin Aksi Emak-emak di Makassar, Minta Program MBG Tak Dihentikan
Ebola Bundibugyo Mengganas di Afrika Timur, WHO Minta Perbatasan Tetap Dibuka dan Pengawasan Diperketat
Tuding Alibaba Salin Teknologi Claude, Anthropic Sebut Terjadi Pencurian AI Skala Besar