Inti berita:
• Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dan Kajati Sulsel Dr. Sila H. Pulungan memperkuat sinergi kelembagaan melalui silaturahmi di Mapolda Sulsel.
• Ajang ini melahirkan komitmen bersama untuk mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
MetroSelebes.com, MAKASSAR – Langkah mempererat koordinasi antarlembaga kembali ditunjukkan jajaran penegak hukum di Sulawesi Selatan. Dalam suasana hangat yang berlangsung di Lobby Lantai 1 Mapolda Sulsel, Rabu (15/7/2026), Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Dr. Sila H. Pulungan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi penegakan hukum yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakapolda Sulsel bersama para pejabat utama Polda Sulsel serta jajaran Kejati Sulsel. Momen itu menjadi simbol komitmen kedua institusi untuk menjaga koordinasi yang selama ini telah terjalin, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di daerah.
Baca juga: Ketua DPRD Sulsel Tertarik Gagasan Athirah, Program MLSC Vol. 2 Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan
Dalam keterangannya, Kajati Sulsel Dr. Sila H. Pulungan menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan dan Polri merupakan fondasi penting dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.
"Sinergi merupakan hal utama yang harus terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Koordinasi menjadi kunci utama, khususnya dalam penyelesaian perkara guna menghadirkan kepastian hukum yang adil bagi masyarakat," ujar Sila H. Pulungan.
Dari sisi kepolisian, Kapolda Sulsel menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai komunikasi yang intensif antarpenegak hukum menjadi modal penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Hubungan kelembagaan yang solid dinilai akan memperkuat penanganan perkara secara profesional sesuai kewenangan masing-masing.
Meski demikian, pertemuan tersebut lebih bersifat silaturahmi kelembagaan dan penguatan koordinasi. Tidak ada penyampaian mengenai pembahasan perkara atau penanganan kasus tertentu, sehingga agenda difokuskan pada penguatan kerja sama dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan publik.
Baca juga: Humanis FIB Unhas Lepas Tim Peneliti POKSA 2026, Siap Telusuri Jejak Sejarah dan Budaya Mandar
Melalui forum itu, Polri dan Kejaksaan berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menghadirkan proses penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Sulawesi Selatan. (*)
Artikel Terkait
Laga Hidup Mati Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Siapa Menyusul Spanyol?
Teddy Tantang 1.600 Taruna Akmil Keluar dari Zona Nyaman, Qodari: Jiwa Pemimpin Dibentuk dari Tantangan
Messi Jadi Pembeda! Argentina Bangkit Tundukkan Inggris 2-1, Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Duel Juara kontra Spanyol
Polda Sulsel Luruskan Isu Penangkapan Basri Kajang, Kasus Seragam Gratis Gowa Masih Tahap Pemeriksaan
Ketua DPRD Sulsel Tertarik Gagasan Athirah, Program MLSC Vol. 2 Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan