Tampil Jirai-Kei Serba Pink, Wanita Jepang Ini Cari Pria Bersihkan Kamar Penuh Sampah Dibayar Rp560 Ribu per Jam

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:22 WIB
Wanita Jepang bergaya jirai-kei viral usai menawarkan 5.000 yen per jam kepada pria yang bersedia bersihkan kamarnya penuh barang dan sampah. (Dok.Threads@otaku_anime_Indonesia)
Wanita Jepang bergaya jirai-kei viral usai menawarkan 5.000 yen per jam kepada pria yang bersedia bersihkan kamarnya penuh barang dan sampah. (Dok.Threads@otaku_anime_Indonesia)

Inti berita:

Wanita Jepang bergaya jirai-kei viral setelah menawarkan bayaran 5.000 yen atau sekitar Rp560 ribu per jam.

• Gaji itu dibayarkan kepada pria yang mau membantu membersihkan kamarnya yang tampak dipenuhi pakaian, botol, kaleng, dan berbagai barang berserakan.

 

METROSELEBES.com, JEPANG– Bayangkan membuka pintu sebuah kamar dan bukannya menemukan lantai yang lapang, justru disambut tumpukan pakaian, botol plastik, kaleng minuman hingga berbagai barang berserakan. Pemandangan itulah yang menjadi perhatian setelah foto seorang wanita Jepang dengan gaya fesyen jirai-kei beredar luas di media sosial.

Wanita yang disebut menggunakan akun X @Stephani1055844 tersebut viral setelah menawarkan bayaran 5.000 yen per jam kepada seorang pria yang bersedia membantu membersihkan kamarnya. Jika dikonversikan dengan nilai tukar yang beredar, nominal itu berada di kisaran Rp560 ribu per jam.

Baca juga: Bukan Insinerator, Sampah Makanan Bisa Jadi Listrik: Gagasan Reaktor Biogas Mini untuk Kota Makassar 

Yang membuat unggahan tersebut mencuri perhatian bukan hanya jumlah bayarannya, melainkan kontras antara penampilan si wanita dan kondisi ruangannya. Dalam foto yang beredar, ia terlihat mengenakan busana bernuansa pink yang identik dengan gaya jirai-kei, sementara bagian belakangnya dipenuhi barang dan sampah hingga sebagian besar lantai nyaris tidak terlihat.

Tawaran itu kemudian ramai dibagikan ulang oleh komunitas anime dan jejepangan di Indonesia. Sejumlah warganet bahkan bercanda bahwa pekerjaan tersebut cukup menggiurkan jika dilakukan selama beberapa jam. “Kalau kerjanya dilama-lamain sampai enam jam kan bisa dapat jutaan rupiah,” tulis salah satu komentar yang beredar di media sosial.

Baca juga: Foto Jessica Mila di Pulau Padar Viral, Pelaku Wisata Labuan Bajo Kelimpungan Hadapi Komplain Trip Batal 

Di sisi lain, nominal 5.000 yen per jam memang terlihat besar jika dibandingkan dengan kisaran upah pekerjaan paruh waktu yang umum disebut dalam berbagai pembahasan mengenai baito di Jepang. Namun, angka tersebut tidak otomatis berarti pekerjaan membersihkan kamar itu mudah, terlebih kondisi ruangan dalam foto tampak membutuhkan penanganan yang cukup berat.

Sejumlah unggahan lain di media sosial bahkan membandingkan tawaran tersebut dengan biaya jasa pembersihan khusus untuk hunian yang mengalami penumpukan barang atau sampah. Namun, besaran tarif jasa profesional sangat bergantung pada lokasi, volume barang, jenis limbah, tingkat kekotoran, serta layanan yang digunakan sehingga angka-angka yang beredar di media sosial tidak dapat dijadikan patokan tunggal.

Baca juga: CEK FAKTA: Hoaks Begal Bisa Tuntut Pemilik CCTV, Ini Penjelasan Aturan Rekam di Ranah Publik Menurut Menkomdigi 

Hingga kini, unggahan tersebut masih menjadi bahan perbincangan di media sosial. Belum ada kepastian dari sumber independen apakah tawaran 5.000 yen tersebut benar-benar berujung pada perekrutan seseorang atau hanya menjadi unggahan yang kemudian viral. MetroSelebes.com juga belum dapat memastikan konteks lengkap di balik foto dan penawaran tersebut. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X