Kejutan Aragon 2026: Aprilia RS-GP Hancurkan Dominasi Ducati di Rumah Marc Marquez

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:53 WIB
Marco Bezzecchi merebut pole MotoGP Aragon 2026 dan memecahkan rekor, mematahkan dominasi Ducati serta Marc Marquez di MotorLand Aragon. (Dok.Instagram@marc93_marquez/motogp)
Marco Bezzecchi merebut pole MotoGP Aragon 2026 dan memecahkan rekor, mematahkan dominasi Ducati serta Marc Marquez di MotorLand Aragon. (Dok.Instagram@marc93_marquez/motogp)

Inti berita:

Marco Bezzecchi secara mengejutkan merebut pole position MotoGP Aragon 2026 dengan rekor 1:44.962, mengganggu dominasi Ducati dan Marc Marquez di MotorLand Aragon.

 

METROSELEBES.com, ARAGON – Dominasi Ducati dan Marc Marquez di MotorLand Aragon mendapat gangguan serius. Marco Bezzecchi tampil mengejutkan dengan merebut pole position MotoGP Aragon 2026 sekaligus memecahkan rekor lap tercepat dalam sesi kualifikasi, Sabtu (29/8/2026).

Pembalap Aprilia Racing itu mencatat waktu fantastis 1 menit 44,962 detik. Torehan tersebut membuat Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menembus batas 1 menit 45 detik di sirkuit Aragon.

"Secara fisik saya masih berjuang dengan lutut saya, jadi pole ini terasa luar biasa. Kami memulai balapan besok dari posisi yang sangat bagus, tetapi Marc dan Alex (Marquez) sangatlah cepat di lintasan ini!" ujar Marco Bezzecchi kepada jurnalis internasional yang dikutip dari video resmi MotoGP.com.

Baca juga: Marc Marquez Langsung Menggila di FP1 MotoGP Aragon, Acosta Uji Radio Helm dan Zarco Comeback 

Hasil ini menjadi kejutan tersendiri mengingat MotorLand Aragon selama ini identik dengan Marc Marquez dan kekuatan Ducati. Namun, performa Aprilia RS-GP justru mampu mencuri perhatian melalui kecepatan di sektor-sektor teknis dan tikungan panjang sirkuit Spanyol tersebut.

Marc Marquez yang membela Ducati Lenovo harus puas berada di posisi kedua. Juara dunia delapan kali itu hanya terpaut 0,089 detik dari Bezzecchi. Sementara posisi ketiga ditempati sang adik, Alex Marquez dari Gresini Ducati, dengan selisih 0,299 detik.

Baca juga: Lima Tahun Bangun Vindes Bareng Vincent Rompies, Desta Kini Pilih Pamit: "Semoga Jadi yang Terbaik"

Persaingan perebutan pole juga berlangsung hingga lap terakhir. Marc Marquez disebut masih memiliki peluang untuk mengambil posisi terdepan, tetapi mengalami front-end slide di sektor akhir. Situasi semakin rumit setelah kecelakaan Pedro Acosta di Tikungan 8 memunculkan bendera kuning pada menit-menit krusial Q2.

Di belakang tiga besar, Raul Fernandez menempati posisi keempat, disusul Jorge Martin di urutan kelima. Pedro Acosta berada di posisi keenam, kemudian Fabio Di Giannantonio ketujuh dan Francesco Bagnaia kedelapan. Johann Zarco yang mengamankan posisi kesembilan secara hasil kualifikasi harus turun tiga posisi akibat penalti dari insiden pada seri sebelumnya di Catalunya, sehingga posisinya saat start menjadi P12.

Baca juga: KPK Geledah Disdik Bogor, Rp1,5 Miliar Sudah Diamankan, Mengapa Belum Ada Tersangka?

Bagnaia sendiri menghadapi perjuangan sejak awal akhir pekan. Juara bertahan tersebut harus memulai kualifikasi dari Q1 setelah kesulitan menemukan setelan terbaik Ducati pada Jumat. Hasil kualifikasi ini membuat balapan utama MotoGP Aragon, Minggu (30/8/2026), diperkirakan berlangsung ketat, terutama dalam pertarungan strategi ban dan pengelolaan ritme antara Aprilia dan Ducati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X