Sebagai pembanding, alokasi gizi anak dalam APBN 2025 masih terbatas melalui program kesehatan dengan anggaran sekitar Rp100 triliun.
Lonjakan besar dalam RAPBN 2026 menunjukkan keberanian pemerintah menjadikan gizi anak sebagai prioritas nasional.
Jika program ini berjalan sukses, pemerintah menargetkan tingkat kecerdasan dan produktivitas generasi muda meningkat, sehingga bonus demografi Indonesia bisa dimanfaatkan maksimal.
Baca Juga: Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Gadaikan SK, Fokus pada Kinerja
“Investasi terbesar bangsa adalah pada manusia. Makan bergizi gratis adalah pondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Presiden.***
Artikel Terkait
Revolusi BUMN, Prabowo Pangkas Komisaris dan Bonus: Hemat Rp18 Triliun
Gempa Bumi Di Poso: jamaat Gereja Elim Masani jadi korban
Viral Turis Mesir Gugat Hotel Lombok Rp28,4 Miliar Usai Digigit Ular Berbisa
Duka di Tengah Merah Putih: Gempa Poso Hantam Gereja Elim Masani Saat Indonesia Peringati HUT RI ke-80
Ribuan PPPK Parigi Moutong Resmi Dikukuhkan, SK Tahap 1 Diserahkan Bupati
Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Sampai Kinerja Kalah dari PNS
Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Gadaikan SK, Fokus pada Kinerja
RAPBN 2026: Delapan Agenda Prioritas Prabowo untuk Indonesia Maju
Ketahanan Pangan Jadi Sorotan Utama RAPBN 2026: Prabowo Alokasikan Rp164,4 Triliun
Ketahanan Energi Jadi Andalan RAPBN 2026, Pemerintah Gelontorkan Rp402,4 Triliun