JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam penyampaian RUU APBN Tahun 2026 beserta Nota Keuangannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu agenda prioritas utama pemerintah dengan alokasi anggaran mencapai Rp164,4 triliun.
Fokus besar ini menandai keseriusan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional di tengah ancaman krisis global.
Menurut Presiden, pangan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. “Kedaulatan pangan berarti kedaulatan bangsa.
Baca Juga: RAPBN 2026: Delapan Agenda Prioritas Prabowo untuk Indonesia Maju
Kita tidak boleh bergantung pada impor berlebihan, karena itu akan melemahkan posisi kita,” tegasnya.
Alokasi anggaran ini diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian, memperluas lahan produktif, meningkatkan produksi dalam negeri, serta mendukung para petani dengan teknologi modern dan subsidi yang tepat sasaran.
Ketahanan pangan juga mencakup upaya penguatan cadangan beras pemerintah, pembangunan infrastruktur irigasi, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk rantai pasok pangan.
Baca Juga: Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Gadaikan SK, Fokus pada Kinerja
Selain itu, pemerintah akan mendorong diversifikasi pangan lokal, seperti sagu, jagung, dan umbi-umbian agar konsumsi masyarakat tidak hanya bergantung pada beras.
Laporan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahun 2025 mencatat, konsumsi beras per kapita masyarakat Indonesia masih berada di angka 96 kilogram per tahun, jauh di atas standar sehat FAO yaitu 60 kilogram.
Kondisi ini menunjukkan perlunya diversifikasi pangan sebagai strategi jangka panjang.
Baca Juga: Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Sampai Kinerja Kalah dari PNS
Pemerintah juga menyiapkan program perlindungan harga gabah di tingkat petani, agar produksi dalam negeri tidak anjlok ketika panen raya.
Artikel Terkait
Hadiri Pengukuhan 76 Paskibraka Di Istana, Megawati Kenang Saat Bertugas Tahun 1963
Pemerintah Bayarkan Iuran BPJS Kesehatan 146 Juta Jiwa Di 2026, Anggaran Capai Rp69 Triliun
Revolusi BUMN, Prabowo Pangkas Komisaris dan Bonus: Hemat Rp18 Triliun
Gempa Bumi Di Poso: jamaat Gereja Elim Masani jadi korban
Viral Turis Mesir Gugat Hotel Lombok Rp28,4 Miliar Usai Digigit Ular Berbisa
Duka di Tengah Merah Putih: Gempa Poso Hantam Gereja Elim Masani Saat Indonesia Peringati HUT RI ke-80
Ribuan PPPK Parigi Moutong Resmi Dikukuhkan, SK Tahap 1 Diserahkan Bupati
Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Sampai Kinerja Kalah dari PNS
Bupati Parigi Moutong Ingatkan PPPK: Jangan Gadaikan SK, Fokus pada Kinerja
RAPBN 2026: Delapan Agenda Prioritas Prabowo untuk Indonesia Maju