Peluncuran Paspor Merah Putih Resmi Ditunda, Imigrasi Prioritaskan Efisiensi dan Aspirasi Publik

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Senin, 21 Juli 2025 | 05:13 WIB
Desain Paspor Merah Putih yang diperkenalkan di Simposium ICAO TRIP, Montreal, Kanada pada 12-16 November 2024.  (Foto : Instagram/ditjen_imigrasi)
Desain Paspor Merah Putih yang diperkenalkan di Simposium ICAO TRIP, Montreal, Kanada pada 12-16 November 2024. (Foto : Instagram/ditjen_imigrasi)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Rencana peluncuran Paspor Merah Putih yang semula dijadwalkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 resmi ditunda oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai efisiensi anggaran, sekaligus merespons aspirasi masyarakat luas.

Baca Juga: Kemenag Ingatkan Jemaah Haji Jaga Dokumen, Ke Toilet Pun Tas Paspor Jangan Dilepas

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menegaskan bahwa penundaan tersebut telah melewati proses evaluasi menyeluruh serta diskusi dengan berbagai pihak terkait.

“Setelah melalui evaluasi secara menyeluruh, Ditjen Imigrasi memutuskan untuk menunda implementasi paspor desain Merah Putih. Keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab,” kata Yuldi dalam keterangan resminya yang diunggah melalui laman Kantor Imigrasi Palembang, Jumat (18/7/2025).

Yuldi menjelaskan, sejak desain paspor diperkenalkan pada 17 Agustus 2024, pihaknya aktif memantau opini publik.

Baca Juga: Los Angeles Mencekam: Aksi Protes Imigrasi Meluas, Trump Kirim Marinir dan National Guard

Melalui analisis terhadap 1.642 unggahan di berbagai platform media sosial hingga Juli 2025, muncul harapan dari masyarakat agar pemerintah lebih fokus pada penguatan posisi paspor Indonesia di dunia internasional.

Selain aspirasi publik, aspek efisiensi anggaran juga menjadi pertimbangan penting dalam keputusan ini. Menurut Yuldi, Ditjen Imigrasi mempertimbangkan kondisi ekonomi serta urgensi pelaksanaan kebijakan tersebut dalam konteks prioritas nasional.

“Perlu digarisbawahi bahwa ditundanya kebijakan ini bukan berarti fokus untuk memperkuat Paspor Indonesia berhenti dilakukan. Justru ini menjadi momen untuk menata langkah-langkah strategis secara lebih matang dan terkoordinasi,” ujarnya.

Baca Juga: Mahkamah Agung AS Beri Kemenangan bagi Trump dalam Kebijakan Imigrasi, Meski Disertai Keraguan

Ia menambahkan bahwa Ditjen Imigrasi tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian, termasuk pengawasan dan pengembangan digital.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa terlepas dari penundaan peluncuran desain paspor, inovasi di lingkungan Ditjen Imigrasi akan terus berjalan.

“Inovasi Ditjen Imigrasi akan terus berlanjut, dengan fokus pada pengembangan jangka panjang untuk memperkuat paspor Republik Indonesia melalui peningkatan keamanan digital dan efisiensi pelayanan,” ucap Agus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X