- Memeriksa e-ticket dan rute keberangkatan setidaknya sehari sebelum jadwal.
- Tiba lebih awal di bandara, mengingat potensi kemacetan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
- Menggunakan layanan pelanggan maskapai untuk memastikan terminal keberangkatan.
- Mengikuti akun resmi maskapai dan bandara untuk info terkini.
- Menyesuaikan waktu dan moda transportasi, terutama jika biasanya menggunakan Bandara Halim.
Baca Juga: Sempat Bertemu Pimpinan Boeing, Rosan Roeslani Buka Suara Soal Rencana Garuda Tambah 50 Pesawat
Kemenhub juga mengingatkan agar seluruh kanal informasi seperti aplikasi resmi maskapai, situs web, dan media sosial dimanfaatkan secara maksimal demi kenyamanan penumpang.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong efisiensi dan pelayanan optimal di sektor penerbangan nasional, dengan membagi beban layanan antara Bandara Halim untuk keperluan VIP dan militer, dan Bandara Soekarno-Hatta untuk penerbangan komersial. ***
Artikel Terkait
Penurunan Tarif Impor Jadi Momentum Emas Diplomasi Dagang RI-AS
Kopdes Merah Putih: Tiga Tahap Bangun Kemandirian Ekonomi Desa
78 Ribu Kopdes Resmi: Bukti Kedaulatan Ekonomi Dimulai dari Desa
DPR Usul Larangan Akun Ganda, Demi Jaga Ekosistem Digital Nasional
Skema Cerdas Kopdes Merah Putih: Tanpa APBN, Tetap Beri Untung dari Sembako
Uang Tunai Gantikan Beras: Bansos Rp200 Ribu/Bulan Jadi Andalan Nutrisi Rakyat
Beras Aman, Tapi Curang Mengintai: Pemerintah Temukan Kecurangan Rp99 Triliun
MK Tolak Naikkan Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Jadi Sarjana, Lulusan SMA Tetap Bisa Maju Pilpres
RI Kena Tarif Impor 19 Persen dari AS, Mendag: Justru Jadi Peluang Tarik Investasi dan Genjot Ekspor
PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Kaji Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers