JAKARTA, METROSELEBES.COM – Isu rencana penambahan armada pesawat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. kembali mencuat, kali ini menyusul kabar bahwa maskapai pelat merah itu akan mendatangkan 50 unit pesawat dari pabrikan Amerika Serikat, Boeing.
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, akhirnya buka suara terkait kabar tersebut.
Baca Juga: Mulai 5 Juni, Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta Akan Terima Bantuan Subsidi Upah dari Pemerintah
Rosan mengungkapkan bahwa pembicaraan antara pihak Garuda dan Boeing masih terus berlangsung.
“Kita lagi proses bicara lagi dengan mereka (Boeing dan Garuda),” ujar Rosan dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu 24 Mei 2025.
Meski demikian, Rosan belum mau mengungkap secara rinci apakah penambahan pesawat tersebut akan dilakukan lewat skema pembelian langsung atau leasing. "Nanti lah kalau sudah final," ucapnya singkat.
Baca Juga: Komnas HAM Soroti Keterlibatan Sipil dalam Insiden Garut, TNI AD Janji Evaluasi Internal
Sinyal rencana strategis ini juga sempat terlihat dari unggahan Rosan di akun Instagram pribadinya pada 10 Mei 2025.
Dalam unggahan itu, ia membagikan momen pertemuannya dengan President Boeing Southeast Asia dan Head of Government Relations Boeing, Penny Burrt.
“Diskusi dengan President Boeing Southeast Asia dan Head of Government Relations Boeing, Penny Burrt, membuka ruang kolaborasi yang makin luas,” tulis Rosan.
Baca Juga: Isu Danantara Suntik Modal ke Garuda Menguat, Rosan Roeslani: Masih Dalam Pembahasan
Rosan juga menekankan pentingnya membangun kemitraan jangka panjang demi memperkuat ekosistem industri dirgantara nasional.
“Kami membahas kerjasama strategis di sektor penerbangan. Saya percaya, kolaborasi seperti ini adalah kunci membangun ekosistem industri dirgantara Indonesia yang berkelanjutan dan kompetitif secara global,” tambahnya.
Jika rencana ini terealisasi, penambahan armada dari Boeing diprediksi akan menjadi langkah penting Garuda dalam memperkuat operasional dan ekspansi layanan penerbangannya, sekaligus mengerek daya saing maskapai di kancah internasional.***
Artikel Terkait
Komnas HAM Soroti Keterlibatan Sipil dalam Insiden Garut, TNI AD Janji Evaluasi Internal
Hormati Putusan Bareskrim Soal Ijazah Jokowi, Istana Tegaskan Fokus Bekerja untuk Rakyat
Hakim AS Hentikan Sementara Rencana Trump Batasi Mahasiswa Asing di Harvard
Ancaman Tarif Baru Trump Guncang Wall Street, Indeks Saham Terpeleset
Selama di Jeddah, Kemenag Imbau Jemaah Calon Haji Akses Kartu Nusuk Digital dan Tegaskan Data Sudah Terkunci
Kemenag: Kartu Nusuk Jadi Incaran Penjambret, Jemaah Diminta Tidak Mengalungkan di Leher
MU Terpuruk, Amorim Bungkam Soal Kepergian Fernandes dan Garnacho
Isu Danantara Suntik Modal ke Garuda Menguat, Rosan Roeslani: Masih Dalam Pembahasan
Trump Ancam Naikkan Tarif Impor dan Cabut Izin Mahasiswa Internasional Harvard
Mulai 5 Juni, Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta Akan Terima Bantuan Subsidi Upah dari Pemerintah