Sehatkan Santri, Kuatkan Bangsa: 500 Santriwati Lirboyo Jalani Pemeriksaan Gratis Didampingi Menko PMK"

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 14 Juli 2025 | 16:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi 500 santriwati Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri (Instagram kemenko_pmk)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi 500 santriwati Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri (Instagram kemenko_pmk)

 

 

KEDIRI, METROSELEBES.COM – Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, termasuk di lingkungan pesantren.

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut terlihat saat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi 500 santriwati Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (13/07/2025).

Kegiatan PKG ini menjadi salah satu program strategis nasional dalam rangka penguatan SDM Indonesia, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis agama.

Baca Juga: Pesantren Sehat, Bangsa Hebat: 500 Santriwati Lirboyo Kediri Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Massal

Pemeriksaan meliputi kebugaran, status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, dan darah. Sebanyak 90 tenaga medis dari 9 puskesmas di Kediri dilibatkan demi kelancaran pelaksanaan.

Menko PMK dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga kesehatan santri merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan.

> “Santri tidak hanya dituntut memiliki akhlak dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga tubuh yang sehat agar siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujarnya.

 Baca Juga: Polisi TikTok Beraksi: Aksi Satir Netizen yang Jadi Simbol Harapan Tegaknya Keadilan

Ia juga menekankan pentingnya mendukung santri untuk terus menempuh pendidikan hingga jenjang tinggi dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. “Kesehatan adalah fondasi penting bagi kecerdasan dan daya saing masa depan bangsa,” tambahnya.

Program ini juga menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kementerian, dinas kesehatan, pesantren, serta pihak-pihak lokal.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan mendukung pertumbuhan fisik dan mental santri secara optimal.

Baca Juga: 100 Kunci Harapan: Rumah Subsidi untuk Rakyat, Langkah Nyata Pemerintah Pro Rakyat

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 30% pelajar di Indonesia masih menghadapi masalah gizi dan kesehatan dasar yang dapat menghambat proses belajar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X