KEDIRI, METROSELEBES.COM – Pemerintah terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional melalui program kesehatan berbasis pendidikan (Pesantren Sehat).
Salah satu buktinya terlihat saat Menko PMK Pratikno meninjau langsung kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (13/07/2025).
Sebanyak 500 santri putri mengikuti pemeriksaan kesehatan masal yang meliputi kebugaran jasmani, status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, hingga cek darah.
Baca Juga: Polisi TikTok Beraksi: Aksi Satir Netizen yang Jadi Simbol Harapan Tegaknya Keadilan
Pemeriksaan ini dilaksanakan dengan dukungan 90 tenaga medis dari 9 puskesmas di wilayah sekitar, yang menunjukkan sinergi nyata antar-instansi pemerintah dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Menko PMK menegaskan bahwa kegiatan PKG ini bukan hanya bentuk perhatian pada kesehatan, tetapi juga bagian integral dari strategi pendidikan nasional.
> “Santri tidak hanya dituntut memiliki akhlak dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga harus memiliki tubuh yang sehat agar siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujar Menko PMK Pratikno.
Baca Juga: 100 Kunci Harapan: Rumah Subsidi untuk Rakyat, Langkah Nyata Pemerintah Pro Rakyat
Ia juga mendorong agar para santri terus melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi, sebagai modal penting membangun masa depan bangsa.
Program ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan Daerah, hingga pesantren.
Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung perkembangan santri secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.
Baca Juga: 7 Tepat” Bikin Tepat Sasaran: Petani hingga Pembudidaya Ikan Kini Nikmati Pupuk Bersubsidi
Dalam konteks lebih luas, laporan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2024 menyebutkan bahwa investasi pada kesehatan remaja, termasuk santri, dapat meningkatkan produktivitas generasi muda hingga 20% dalam 15 tahun mendatang.
Artikel Terkait
Bukan Perundungan, Kuasa Hukum Lita Gading Klaim Video soal Anak Ahmad Dhani Bersifat Edukasi
Trump Murka, Ini Daftar Lengkap 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Dituding Jadi Ancaman Ekonomi AS
Pertanyakan Waktu KKN dan Wisuda, Dokter Tifa Kembali Soroti Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Kunjungi Huntap Tondo, Wali Kota Iwanuma dan Wakil Wali Kota Palu Serahkan Hadiah Tamaura Tournament
Rusia dan Tiongkok Bahas Perang Ukraina dan Hubungan dengan AS di Tengah Ketegangan Global
PM Australia Albanese Serukan Kerja Sama dengan China Atasi Kelebihan Kapasitas Baja Global
Tarif Trump 32% Mengancam Ekspor, Prabowo Gerak Cepat Cari Pasar Baru
7 Tepat” Bikin Tepat Sasaran: Petani hingga Pembudidaya Ikan Kini Nikmati Pupuk Bersubsidi
100 Kunci Harapan: Rumah Subsidi untuk Rakyat, Langkah Nyata Pemerintah Pro Rakyat
Polisi TikTok Beraksi: Aksi Satir Netizen yang Jadi Simbol Harapan Tegaknya Keadilan