Pesantren Sehat, Bangsa Hebat: 500 Santriwati Lirboyo Kediri Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Massal

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 14 Juli 2025 | 15:54 WIB
Pesantren Sehat, Bangsa Hebat: 500 Santriwati Lirboyo Kediri Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Massal (Instagram kemenko_pmk)
Pesantren Sehat, Bangsa Hebat: 500 Santriwati Lirboyo Kediri Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Massal (Instagram kemenko_pmk)

 

KEDIRI, METROSELEBES.COM – Pemerintah terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional melalui program kesehatan berbasis pendidikan (Pesantren Sehat).

Salah satu buktinya terlihat saat Menko PMK Pratikno meninjau langsung kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (13/07/2025).

Sebanyak 500 santri putri mengikuti pemeriksaan kesehatan masal yang meliputi kebugaran jasmani, status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, hingga cek darah.

Baca Juga: Polisi TikTok Beraksi: Aksi Satir Netizen yang Jadi Simbol Harapan Tegaknya Keadilan

Pemeriksaan ini dilaksanakan dengan dukungan 90 tenaga medis dari 9 puskesmas di wilayah sekitar, yang menunjukkan sinergi nyata antar-instansi pemerintah dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Menko PMK menegaskan bahwa kegiatan PKG ini bukan hanya bentuk perhatian pada kesehatan, tetapi juga bagian integral dari strategi pendidikan nasional.

> “Santri tidak hanya dituntut memiliki akhlak dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga harus memiliki tubuh yang sehat agar siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujar Menko PMK Pratikno.

 Baca Juga: 100 Kunci Harapan: Rumah Subsidi untuk Rakyat, Langkah Nyata Pemerintah Pro Rakyat

Ia juga mendorong agar para santri terus melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi, sebagai modal penting membangun masa depan bangsa.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan Daerah, hingga pesantren.

Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang sehat, mendukung perkembangan santri secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.

Baca Juga: 7 Tepat” Bikin Tepat Sasaran: Petani hingga Pembudidaya Ikan Kini Nikmati Pupuk Bersubsidi

Dalam konteks lebih luas, laporan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tahun 2024 menyebutkan bahwa investasi pada kesehatan remaja, termasuk santri, dapat meningkatkan produktivitas generasi muda hingga 20% dalam 15 tahun mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X