Ini menunjukkan bahwa investasi pada pemberdayaan perempuan melalui koperasi bukan hanya inklusif, tetapi juga menguntungkan secara ekonomi.
Dengan sinergi antara Kemenkop UKM dan TP PKK, perempuan kini tak hanya menjadi anggota koperasi, tetapi juga penggerak utama pembangunan ekonomi desa.
Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi model koperasi modern yang berbasis inklusi, solidaritas, dan ketangguhan perempuan.***
Artikel Terkait
2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern
DPR Setujui Anggaran Rp70,86 Triliun untuk Kementerian PU TA 2026, Dukung Mega Proyek Infrastruktur Nasional
Kopdes Merah Putih, Ujung Tombak Prabowo Bangun Ekonomi Rakyat dari Desa"
KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Bacakan Pleidoi di Persidangan, Hasto Kristiyanto Sebut Penolakan Timnas Israel Jadi Awal Kriminalisasi Terhadap Dirinya
Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun"
Sinergi Hijau: Gerakan Tanam Jagung Serentak Jadi Motor Swasembada Pangan2025
Desaku Maju, Desa Bangkit: Lampung Dorong Pertanian Jadi Sumber Ekonomi Baru
Pimpinan KPK Mengaku Sedih, Persepsi Publik Terhadap Korupsi di Malaysia Dinilai Lebih Baik dari Indonesia