JAKARTA, METROSELEBES.COM - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) resmi menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk memperkuat peran perempuan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel).
Kolaborasi ini menjadi tonggak strategis dalam memberdayakan perempuan sebagai pilar utama keberlanjutan koperasi di tingkat desa.
Berdasarkan data dari Kemenkop UKM, sebanyak 49% anggota koperasi saat ini adalah perempuan, dan 38% karyawan koperasi juga merupakan perempuan. Fakta ini menunjukkan betapa signifikan peran perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi komunitas melalui koperasi.
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam keberlanjutan koperasi.
“Dengan dukungan TP PKK, kita dorong koperasi jadi ruang pemberdayaan ekonomi yang nyata,” ujarnya dalam acara peluncuran kerja sama tersebut.
Program ini menyasar koperasi-koperasi di desa dan kelurahan yang tergabung dalam jaringan Koperasi Merah Putih, yang selama ini dikenal aktif dalam memajukan ekonomi rakyat berbasis kearifan lokal.
Baca Juga: Desaku Maju, Desa Bangkit: Lampung Dorong Pertanian Jadi Sumber Ekonomi Baru
TP PKK yang memiliki jaringan kuat hingga ke tingkat RT dan RW akan menjadi mitra strategis dalam menggerakkan pelatihan, pendampingan usaha, serta literasi keuangan bagi perempuan anggota koperasi.
Langkah ini juga sejalan dengan program Kampung Koperasi Digital yang diusung Kemenkop UKM sejak 2023.
Melalui program ini, koperasi desa diharapkan dapat meningkatkan kapasitas digital, memperluas pemasaran produk lokal, serta membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi perempuan pelaku UMKM.
Baca Juga: Sinergi Hijau: Gerakan Tanam Jagung Serentak Jadi Motor Swasembada Pangan2025
Laporan dari Bank Indonesia tahun 2024 mencatat bahwa perempuan memiliki tingkat pengembalian pinjaman mikro tertinggi, yaitu mencapai 98,4%, dibandingkan laki-laki.
Artikel Terkait
2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern
DPR Setujui Anggaran Rp70,86 Triliun untuk Kementerian PU TA 2026, Dukung Mega Proyek Infrastruktur Nasional
Kopdes Merah Putih, Ujung Tombak Prabowo Bangun Ekonomi Rakyat dari Desa"
KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Bacakan Pleidoi di Persidangan, Hasto Kristiyanto Sebut Penolakan Timnas Israel Jadi Awal Kriminalisasi Terhadap Dirinya
Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun"
Sinergi Hijau: Gerakan Tanam Jagung Serentak Jadi Motor Swasembada Pangan2025
Desaku Maju, Desa Bangkit: Lampung Dorong Pertanian Jadi Sumber Ekonomi Baru
Pimpinan KPK Mengaku Sedih, Persepsi Publik Terhadap Korupsi di Malaysia Dinilai Lebih Baik dari Indonesia