Salah satu warga, M. Rizal (45), petani kopi asal Pringsewu, mengungkapkan harapannya, “Kami butuh pelatihan dan akses pasar.
Dengan Desaku Maju, kami punya harapan untuk masa depan pertanian yang lebih baik.”
Selain program ini, Kemenko PMK juga tengah memantau pelaksanaan Program P3KE (Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dan Desa Cerdas, yang saling melengkapi dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Baca Juga: KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Jika sukses diterapkan, Desaku Maju bukan hanya tentang pertanian, tetapi tentang transformasi sosial dan ekonomi desa yang membuka pintu bagi Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.***
Artikel Terkait
Trump Sebut Energi Terbarukan Tak Stabil, Data Justru Tunjukkan Texas Makin Andal dan Murah
Sekolah Berasrama Prabowo: Solusi Putus Rantai Kemiskinan Anak Bangsa
2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern
DPR Setujui Anggaran Rp70,86 Triliun untuk Kementerian PU TA 2026, Dukung Mega Proyek Infrastruktur Nasional
Kopdes Merah Putih, Ujung Tombak Prabowo Bangun Ekonomi Rakyat dari Desa"
KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Bacakan Pleidoi di Persidangan, Hasto Kristiyanto Sebut Penolakan Timnas Israel Jadi Awal Kriminalisasi Terhadap Dirinya
Kapsul Merah Muda dan Skandal Minyak: 90 Tersangka Jerat Kerugian Negara Rp285 Triliun"
Sinergi Hijau: Gerakan Tanam Jagung Serentak Jadi Motor Swasembada Pangan2025