JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pemerintah terus memperkuat fondasi pembangunan infrastruktur nasional.
Dalam rapat kerja bersama antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Komisi V DPR RI, telah disetujui pagu indikatif Kementerian PUPR untuk Tahun Anggaran (TA) 2026 sebesar Rp70,86 triliun.
Pagu indikatif ini disahkan dalam pembahasan Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian/Lembaga (K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) K/L Tahun 2026.
Baca Juga: Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern
Keputusan ini merupakan hasil dari koordinasi intensif antara Kementerian PUPR dan DPR RI guna mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas nasional.
Dukungan terhadap proyek strategis nasional
Dana sebesar Rp70,86 triliun tersebut akan diarahkan untuk mendukung sejumlah proyek strategis nasional (PSN), termasuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, irigasi, perumahan rakyat, dan pengelolaan air bersih.
Menurut data dari Bappenas, hingga 2024 terdapat lebih dari 200 PSN yang sedang berjalan, dan dengan tambahan anggaran ini, diharapkan target penyelesaian dapat dicapai sesuai waktu yang direncanakan.
Baca Juga: 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Kementerian PUPR sendiri menegaskan bahwa fokus utama tahun 2026 mencakup:
- Peningkatan kualitas jalan nasional sepanjang lebih dari 47.000 km,
- Penyelesaian 25 bendungan baru,
- Rehabilitasi jaringan irigasi seluas 3 juta hektar,
- Pembangunan 500.000 unit rumah melalui Program Sejuta Rumah,
- Pengembangan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di wilayah-wilayah prioritas.
Baca Juga: Sekolah Berasrama Prabowo: Solusi Putus Rantai Kemiskinan Anak Bangsa
Sinergi antar lembaga dan dorongan pemulihan ekonomi
Keputusan Komisi V DPR RI ini mencerminkan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurut Ketua Komisi V DPR RI, alokasi anggaran ini juga merupakan bentuk nyata dari komitmen negara untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi dan mempercepat transformasi struktural ekonomi melalui investasi infrastruktur.
Artikel Terkait
BYD Ungguli Tesla? Mobil Listriknya Dijamin Aman Saat Parkir Otomatis
Ledakkan Ekonomi Desa! 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditarget Serap 2 Juta Tenaga Kerja
Wanita Lompat Dari Lantai 19 Kalibata City Gegerkan Warga, Polisi: Kaget Temukan Orang Tak Dikenal di Kamar
Pernah Akui Jadi Pemeran Video Syur, Lisa Mariana Kini Dipanggil Polda Jabar
Tesla Siap Ekspansi Layanan Robotaksi ke San Francisco, Tunggu Lampu Hijau Regulasi
Jenazah Dibawa dengan Motor, Pengabdian Terakhir Ariel Sharon Menembus Jalan Terjal Pinembani
Trump Sebut Energi Terbarukan Tak Stabil, Data Justru Tunjukkan Texas Makin Andal dan Murah
Sekolah Berasrama Prabowo: Solusi Putus Rantai Kemiskinan Anak Bangsa
2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Hunian Layak Lewat BSPS dan 500.000 Rumah Subsidi
Portal ASN Digital Satu Pintu: Transformasi Layanan Aparatur Negara Menuju Era Pelayanan Modern