Sebagai penguat, beberapa program pemberdayaan yang sudah berjalan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Kartu Prakerja akan diperluas dan ditingkatkan integrasinya dengan program pemberdayaan berbasis komunitas dan lokalitas.
Transformasi sosial ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam membangun masyarakat yang tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu menciptakan kehidupan yang berkelanjutan dan mandiri.
Slogan yang digaungkan dalam rapat ini pun menggambarkan semangat gerakan tersebut: Bergerak, Bergerak, Berdaya – sebuah panggilan untuk semua pihak agar bersama-sama mengentaskan kemiskinan bukan hanya dengan belas kasih, tapi dengan kekuatan dan kemandirian.***
Artikel Terkait
Indonesia Resmi Gabung BRICS, Prabowo Kukuhkan Peran Strategis di Dunia Multipolar
Pasangan Pian dan Ilham Berhasil Dapat Mobil Avanza di Turnamen Domino Kapolda Sulteng Cup, Berikut Daftar Juara 2 Hingga Ke-20
BREAKING NEWS: Desa Kola-Kola Donggala Dilanda Banjir, Warga Diminta Waspada Potensi Hujan Susulan
Peresmian Jembatan IV Palu Ditunda, Kepala BPJN Sulteng: Masih Tunggu Uji Beban dan Audit Keselamatan
Wakil Wali Kota Palu Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait RPJMD 2025–2029
Usai Insiden Terbakar di Bandung, Publik Pertanyakan Keamanan Baterai Wuling Air EV
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Warga Diminta Waspada Potensi Banjir Lahar
Mentan Warning Pengusaha Beras Nakal, Sebanyak 212 Merek Dilaporkan ke Pihak Berwajib
Kementerian Pariwisata dan Pemkab Manggarai Barat Perkuat Tata Kelola Wisatawan di Labuan Bajo
80 Ribu Koperasi Desa Melaju: Strategi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat