Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Warga Diminta Waspada Potensi Banjir Lahar

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Senin, 7 Juli 2025 | 20:36 WIB
Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dahsyat dengan kolom abu terpantau hingga 19 ribu meter dari permukaan laut. (Foto : Istimewah)
Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dahsyat dengan kolom abu terpantau hingga 19 ribu meter dari permukaan laut. (Foto : Istimewah)

 

FLORES TIMUR, METROSELEBES.COM – Gunung Lewotobi Laki laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan pada Senin (7/7/2025) pukul 11.05 WITA.

Gunung ini meletus dahsyat dengan kolom abu terpantau membumbung setinggi ±18.000 meter dari puncak atau sekitar 19.584 meter di atas permukaan laut.

Erupsi ini mengejutkan masyarakat sekitar. Kolom abu tebal berwarna kelabu hingga hitam teramati mengarah ke sejumlah wilayah, termasuk utara, timur laut, dan barat laut.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Desa Kola-Kola Donggala Dilanda Banjir, Warga Diminta Waspada Potensi Hujan Susulan

Dampaknya langsung terasa di berbagai permukiman, dengan hujan abu dan penurunan kualitas udara yang signifikan.

“Dengan skala letusan yang besar, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer, serta sektoral barat daya hingga timur laut sejauh 7 kilometer dari pusat erupsi,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi, Fajaruddin M. Balido.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) turut mengingatkan bahwa potensi bahaya tidak hanya berasal dari letusan utama.

Jika terjadi hujan deras, risiko banjir lahar dingin diprediksi tinggi, terutama di wilayah yang dilalui sungai-sungai berhulu di puncak gunung seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Baca Juga: Wajib Tahu ! Letusan Gunung Ruang di Kepulauan Tagulandang Sulawesi Utara Memuntahkan Sejumlah Gas SO2. Ini Bahaya Yang Harus Diwaspadai

“Masyarakat harus mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di jalur-jalur aliran sungai yang berhulu langsung dari puncak gunung,” lanjut Fajaruddin.

PVMBG juga meminta warga untuk tetap menggunakan masker demi mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik yang pekat.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Flores Timur terus melakukan koordinasi intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta PVMBG di Bandung.

Upaya mitigasi dan langkah antisipatif telah dipersiapkan, termasuk evakuasi apabila dibutuhkan.

Baca Juga: Simak- Inilah Fakta Dan Sejarah Gunung Marapi Di Kabupaten Agam, Sumbar Yang Meletus Hingga Buat Kolom Abu Setinggi 3.000 Meter !

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X