Selain itu, berdasarkan laporan World Bank 2024, Indonesia tercatat sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara, dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,2% pada 2025, didukung oleh investasi luar negeri dan sektor manufaktur.
Melalui partisipasinya di BRICS, Indonesia diharapkan dapat memperkuat posisi tawar dalam isu global seperti reformasi sistem keuangan internasional, transformasi energi, serta penanganan krisis pangan dan iklim.
Baca Juga: Nurmala Kartini Jadi Calon Dubes Jepang, Pernah Berkiprah di Tiga Negara Amerika Selatan
Keterlibatan aktif ini juga menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor penting dalam dinamika global ke depan.***
Artikel Terkait
BRICS Tunjukkan Kekuatan Baru di Rio: Serukan Reformasi Tata Dunia dan Kritik Proteksionisme AS
Rencana ETF Tesla Ditunda Usai Elon Musk Umumkan Pembentukan Partai Politik Baru
Otomotif Cina Melesat: Bagaimana Chery, BYD, dan Zeekr Menyalip GM, VW, dan Tesla
Khamenei Muncul di Hadapan Publik Usai Perang Udara Iran-Israel, Tegaskan Iran Tak Akan Menyerah
Sekkot Palu Buka Konferensi PGRI 2025, Tekankan Peran Strategis Guru dan Tata Kelola Dana BOS
Mobil Dashing Tawarkan Fitur Canggih dan Keunggulan Teknis yang Jarang Ditemui di Kelasnya
Nurmala Kartini Jadi Calon Dubes Jepang, Pernah Berkiprah di Tiga Negara Amerika Selatan
Trump Serang Elon Musk: Partai Baru ‘Konyol’, Penunjukan NASA Bermasalah, dan Ancaman Cabut Kontrak Tesla
BSU 2025 Cair Lewat PT Pos, Ini 8 Langkah Aktivasi Pospay yang Wajib Kamu Tahu!
China Dorong Inovasi dan Kewaspadaan dalam Teknologi Mengemudi Cerdas Setelah Insiden Maut Xiaomi