SBY Soroti Krisis Iklim Dunia: Jangan Biarkan Ambisi dan Ego Kalahkan Kesadaran Lingkungan

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 3 Juli 2025 | 06:17 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto : YouTube.com / Susilo Bambang Yudhoyono)
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. (Foto : YouTube.com / Susilo Bambang Yudhoyono)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi dunia saat ini yang dinilainya semakin abai terhadap isu krisis iklim.

SBY menyesalkan para pemimpin dunia yang justru sibuk mengejar ambisi dan kepentingan geopolitik, namun mengesampingkan persoalan lingkungan yang kian genting.

Baca Juga: Eks Menteri Kelautan Era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Dicabut Prabowo

Hal ini disampaikan SBY saat peluncuran lagu berjudul Save Our World yang digelar di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).

Dalam acara tersebut, SBY tampil lugas menyoroti kegagalan banyak negara dalam membangun kesadaran kolektif untuk melawan perubahan iklim.

"Kalau situasi masih seperti ini, saya khawatir makin menjauh kesadaran dunia untuk melawan perubahan iklim dan mengurangi kemiskinan global," ujar SBY dalam siaran resmi YouTube miliknya.

Baca Juga: Pulau Strategis di Bali dan NTB Diduga Dikuasai Asing, Menteri ATR/BPN Turun Tangan

Ia menegaskan bahwa kini dunia justru dipenuhi oleh konflik geopolitik, perang, serta kepentingan yang digerakkan oleh ambisi dan ego semata.

"Yang ada kini hanya geopolitik, perang, ambisi, ego, dan sebagainya. Saya tidak suka dengan pemimpin dunia yang tidak peduli terhadap isu lingkungan," tegasnya.

SBY pun mengingatkan pentingnya kebersamaan lintas sektor dalam mengatasi krisis lingkungan dan perubahan iklim. Ia menekankan bahwa persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak semata.

"Semua elemen di sebuah negara harus bekerja penuh. Mesin harus berfungsi secara efektif. Baik pembuat kebijakan, pemimpin pusat dan daerah, civil society, hingga pemimpin di dunia pendidikan," paparnya.

Baca Juga: Pemerataan ASN Mandek, DPR Desak Regulasi Baru untuk Daerah 3T

Menurut SBY, kesadaran kolektif harus dibangun dari seluruh lapisan masyarakat. Ia menolak pendekatan sektoral dan menekankan bahwa tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan harus dimulai dari diri sendiri.

"Ini bukan main-main. Tidak boleh hanya menggantungkan pada para ahli atau kementerian lingkungan hidup. Kita semua harus sadar dan bertanggung jawab," pungkasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X