JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa semakin banyak anggota yang bergabung dalam Koperasi Desa (Kopdes), maka semakin kuat pula sistem pengawasan bersama yang terbentuk di dalamnya.
Hal ini disampaikannya dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan pada Rabu, 25 Juni 2025 melalui akun resmi @KopdesMerahPutih.
Menurut Budi Arie, keterlibatan aktif anggota menjadi dasar penting dalam menciptakan transparansi, profesionalisme pengelolaan, serta meningkatkan kredibilitas koperasi.
Baca Juga: Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka
"Semakin banyak anggota Kopdes, akan semakin kuat pengawasan bersama.
Transparansi terjaga, pengelolaan jadi lebih profesional, dan kredibilitas koperasi semakin tinggi," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa inti dari semangat gotong royong adalah diwujudkan melalui pengawasan bersama, pengelolaan secara kolektif, dan pembagian manfaat yang merata bagi seluruh anggota.
Hal ini mencerminkan filosofi koperasi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, sebagaimana termuat dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Baca Juga: DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online
Sebagai catatan, hingga akhir 2024, berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, tercatat lebih dari 127.000 koperasi aktif di Indonesia, namun hanya sekitar 51% yang menjalankan tata kelola dengan baik.
Salah satu penyebab lemahnya tata kelola adalah rendahnya partisipasi anggota dalam pengawasan dan pengambilan keputusan.
Model yang ditawarkan Kopdes dianggap mampu menjawab tantangan ini karena menekankan pada keterlibatan penuh masyarakat desa dalam menjalankan koperasi.
Baca Juga: DPR Apresiasi Aksi Cepat Presiden Prabowo Atasi Konflik Wilayah dan Tambang Raja Ampat
Budi Arie juga mengajak seluruh elemen desa untuk menjadikan Kopdes sebagai pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang kokoh.
Artikel Terkait
Inpres 2025 Jadi Senjata Baru Pemberdayaan Rakyat, Menko PM Tekankan Langkah Nyata
405 Ribu KPM Akhirnya Terima Bansos Setelah Gagal Salur, Pemerintah Genjot Perbaikan Data
Prabowo Pacu Pertumbuhan Desa Lewat Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi dan Tekan Biaya Hidup
Kades Belajar ke Negeri Tirai Bambu, Pemerintah Dorong Lompatan Kemajuan Desa
BSU 2025 Cair, Buruh Bergaji Rp3,5 Juta ke Bawah Jadi Prioritas
Koperasi Merah Putih” Jadi Senjata Baru Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Desa
Tahun Ajaran Baru 2025, Sekolah Rakyat Siap Dimulai 14 Juli
DPR Apresiasi Aksi Cepat Presiden Prabowo Atasi Konflik Wilayah dan Tambang Raja Ampat
DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online
Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka