JAKARTA - METROSELEBES.COM - Workshop inspiratif yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) bersama Yayasan Solar Chapter telah menghadirkan kolaborasi inovatif dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih di desa-desa terpencil.
Kegiatan ini menjadi laboratorium ide bagi para ASN Kemendes PDT untuk memperkaya wawasan dan inovasi dalam membuka peluang kerjasama dengan pihak non-pemerintah.
Kisah nyata yang menjadi sorotan datang dari Pak Roti, warga NTT, yang selama dua dekade bermimpi agar anak-cucunya tak lagi harus berjalan berjam-jam hanya demi mendapatkan air bersih.
Baca Juga: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal
Kini, mimpi itu menjadi kenyataan. Melalui sistem pompa tenaga surya hasil kolaborasi Kemendes PDT dan Yayasan Solar Chapter, sebanyak 24 desa terpencil telah merasakan transformasi signifikan dalam akses air bersih.
Data lapangan dari 24 desa mitra Yayasan Solar Chapter menunjukkan dampak positif dari penerapan teknologi tenaga surya dan pendekatan partisipatif masyarakat lokal.
Sebanyak 20.371 penduduk desa telah menikmati hasil program, dengan total 41.729 jam kerja komunitas yang terlibat, serta peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 120% dari sebelumnya.
Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi energi terbarukan berbasis gotong royong mampu menjawab permasalahan pelik yang selama ini dihadapi banyak daerah terpencil di Indonesia.
Baca Juga: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal
Melalui workshop ini, ASN Kemendes PDT juga didorong untuk terus menjajaki potensi kolaborasi lebih luas dengan berbagai pihak non-pemerintah demi memperluas manfaat penyediaan air bersih berkelanjutan di berbagai wilayah.
Sebagaimana disampaikan akun resmi @kemendespdt, "Air adalah sumber kehidupan.
Mari dukung langkah nyata menuju desa mandiri air bersih melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat gotong royong."
Berdasarkan data BPS 2023, hingga kini masih ada sekitar 9,2 juta rumah tangga di Indonesia yang kesulitan mengakses air bersih layak.
Artikel Terkait
Hakim Sejahtera, Keadilan Menguat: Presiden Prabowo Teken Kenaikan Gaji Hakim
Sinergi NU dan Kemenkop: Dorong Akselerasi Koperasi Nasional Menuju Kemandirian Ekonomi
Persib, Arema, Hingga Oxford United Ramaikan Piala Presiden 2025
Andi Renny Rummana Resmi Jabat Kajari Donggala, Plt Kajati Sulteng Tekankan Lima Fokus Utama
Sinergi Lintas Sektor: Pelatihan UMKM NTB Dorong Branding dan Kualitas Produk Lokal
Wali Kota Palu Temui Konsulat Jenderal AS di Surabaya, Bahas Peluang Kerja Sama Internasional
Kasus Covid-19 Naik Lagi, IFG Ajak Masyarakat Waspada dan Lindungi Diri Lewat Asuransi Kesehatan
Menjelang Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Maia Estianty Tulis Pesan Haru; Bunda Tak Akan Pernah Jauh
Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal
Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal