JAKARTA, METROSELEBES.COM – Upaya serius Indonesia dalam menekan angka stunting menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting turun dari 21,5% pada tahun 2023 menjadi 19,8% pada tahun 2024.
Penurunan ini menyelamatkan lebih dari 377.000 balita dari kondisi gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Woodka, Arloji Lokal yang Tak Sekadar Waktu: Menenun Karya, Memberdayakan Bangsa
Stunting, yang selama ini menjadi momok besar bagi masa depan anak Indonesia, kini berhasil ditekan secara signifikan berkat berbagai intervensi strategis.
Meski masih terdapat sekitar 4,48 juta balita yang terdampak, pencapaian ini membawa Indonesia lebih dekat ke arah “Generasi Emas” yang bebas dari stunting.
Dari enam provinsi utama penyumbang angka stunting tertinggi — Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Banten — penurunan signifikan terjadi di tiga wilayah berikut:
???? Jawa Barat: turun 5,8%
???? Sumatera Selatan: turun 4,4%
???? Sulawesi Selatan: turun 4,1%
Baca Juga: Tesla Bangkit dari Jurang Kerugian, Tapi Drama Musk vs Trump Belum Usai
Bila keenam provinsi ini mampu menurunkan angka stunting hingga di bawah 10%, maka prevalensi nasional diperkirakan dapat ditekan hingga 4–5% lagi.
Intervensi Kunci
Keberhasilan ini tak lepas dari intervensi yang dilakukan sebelum dan sesudah kelahiran.
Kementerian Kesehatan mendorong langkah-langkah seperti cek gizi ibu hamil, konsumsi tablet tambah darah, pemberian ASI eksklusif, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), imunisasi lengkap, hingga pemantauan tumbuh kembang anak melalui Posyandu.
Baca Juga: Indonesia Ekspor Jagung ke Malaysia, Langkah Strategis Menuju Lumbung Pangan Dunia
Target 2025: 18,8%
Menatap 2025, pemerintah menargetkan prevalensi stunting nasional turun menjadi 18,8%. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak menjaga momentum yang telah dicapai ini.
Artikel Terkait
TBC Menyerang Diam-Diam: Indonesia Urutan Kedua Dunia, Mampukah Tercapai Eliminasi 2030?
Indonesia Ekspor Jagung ke Malaysia, Bukti Kemandirian Pertanian Nasional
Indonesia Ekspor Jagung ke Malaysia, Langkah Strategis Menuju Lumbung Pangan Dunia
Inflasi Terkendali, ECB Siap Akhiri Pemangkasan Suku Bunga
Musalem: Risiko Inflasi Berkepanjangan Akibat Tarif Trump Capai 50%, The Fed Waspada Hingga Musim Panas
Bank of England Mulai Ragu: Apakah Inflasi Masih Bisa Dikendalikan?
Israel Temukan Jenazah Sandera Thailand di Gaza, Serangan Udara Tewaskan 15 Warga Palestina
Bayang-Bayang Perang di Perbatasan: Thailand dan Kamboja Saling Perkuat Militer
Woodka, Arloji Lokal yang Tak Sekadar Waktu: Menenun Karya, Memberdayakan Bangsa
Tesla Bangkit dari Jurang Kerugian, Tapi Drama Musk vs Trump Belum Usai