KALIMANTAN BARAT, METROSELEBES.COM – Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, menyampaikan komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Dalam kunjungannya ke Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (5/6), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2026 dan tidak akan lagi melakukan impor bahan pangan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya jagung hasil budidaya yang diinisiasi oleh Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global: Transformasi Buah Lokal Jadi Simbol Ekonomi Daerah
Presiden ke 8 ini mengaku mendapat jaminan dari dua tokoh penting, yakni Kapolri dan Menteri Pertanian, bahwa ketahanan pangan Indonesia akan sepenuhnya mandiri pada 2026.
“Saya mendapat jaminan dari dua tokoh, Kapolri dan Menteri Pertanian, bahwa pada 2026 tidak impor lagi. Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia,” ucap Prabowo dengan penuh keyakinan.
Gagasan besar ini bukan tanpa landasan.
Baca Juga: Transformasi ASN: 614 PPPK Baru Siap Bekerja Profesional di DPR RI
Program gugus tugas ketahanan pangan yang telah dijalankan di 36 provinsi menjadi bukti konkret dari kerja nyata dalam memperkuat sektor pertanian dan pangan nasional.
Kolaborasi lintas sektor antara Polri dan Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa aparat keamanan tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan.
Berikut beberapa data dan fakta yang bisa menjadi bahan pertimbanga apakah komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional akan tercapai :
-
Laporan BPS 2023 menunjukkan bahwa Indonesia masih mengimpor 2,3 juta ton beras pada tahun itu, sebagian besar dari Thailand dan Vietnam. Target penghentian impor pada 2026 merupakan langkah ambisius yang bila berhasil akan menjadi lompatan besar dalam sejarah pangan nasional.
-
Program Food Estate yang diluncurkan pada era sebelumnya di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara kini diperluas ke beberapa wilayah baru termasuk Kalimantan Barat, menjadi fondasi penting menuju swasembada.
Artikel Terkait
Panen Prestasi di Perbatasan: Indonesia Ekspor Jagung Perdana ke Malaysia dari Bengkayang
India-AS Genjot Finalisasi Kesepakatan Tarif Interim Jelang Batas Waktu Trump
Ukraina Kecam Eropa: Dana Beku Rusia Malah Dibagikan ke Investor Barat, Bukan untuk Korban Perang
Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
ECB Kembali Pangkas Suku Bunga, Sinyal Perubahan Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global
Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Mantan Kades di Parigi Moutong Diciduk Polisi
Trump dan Xi Sepakat Lanjutkan Negosiasi Dagang di Tengah Ketegangan Perdagangan dan Sengketa Mineral
Drama 9 Gol! Spanyol Libas Prancis, Lamine Yamal Jadi Pahlawan
Transformasi ASN: 614 PPPK Baru Siap Bekerja Profesional di DPR RI
Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global: Transformasi Buah Lokal Jadi Simbol Ekonomi Daerah