Indonesia Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia 2026, Prabowo: Tidak Ada Lagi Impor

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 6 Juni 2025 | 08:13 WIB
Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, menyampaikan komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (Instagram devisihumaspolri)
Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, menyampaikan komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (Instagram devisihumaspolri)

 

KALIMANTAN BARAT, METROSELEBES.COM – Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, menyampaikan komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Dalam kunjungannya ke Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (5/6), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2026 dan tidak akan lagi melakukan impor bahan pangan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya jagung hasil budidaya yang diinisiasi oleh Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global: Transformasi Buah Lokal Jadi Simbol Ekonomi Daerah

Presiden ke 8 ini mengaku mendapat jaminan dari dua tokoh penting, yakni Kapolri dan Menteri Pertanian, bahwa ketahanan pangan Indonesia akan sepenuhnya mandiri pada 2026.

“Saya mendapat jaminan dari dua tokoh, Kapolri dan Menteri Pertanian, bahwa pada 2026 tidak impor lagi. Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia,” ucap Prabowo dengan penuh keyakinan.

Gagasan besar ini bukan tanpa landasan.

Baca Juga: Transformasi ASN: 614 PPPK Baru Siap Bekerja Profesional di DPR RI

Program gugus tugas ketahanan pangan yang telah dijalankan di 36 provinsi menjadi bukti konkret dari kerja nyata dalam memperkuat sektor pertanian dan pangan nasional.

Kolaborasi lintas sektor antara Polri dan Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa aparat keamanan tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan.

Berikut beberapa data dan fakta yang bisa menjadi bahan pertimbanga apakah komitmen besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional akan tercapai :

 

  1. Laporan BPS 2023 menunjukkan bahwa Indonesia masih mengimpor 2,3 juta ton beras pada tahun itu, sebagian besar dari Thailand dan Vietnam. Target penghentian impor pada 2026 merupakan langkah ambisius yang bila berhasil akan menjadi lompatan besar dalam sejarah pangan nasional.

  2. Program Food Estate yang diluncurkan pada era sebelumnya di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara kini diperluas ke beberapa wilayah baru termasuk Kalimantan Barat, menjadi fondasi penting menuju swasembada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X