Kemkomdigi dan SAP Jajaki Kolaborasi Strategis Bangun Ekosistem AI Nasional yang Etis dan Berdaulat

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Minggu, 1 Juni 2025 | 08:11 WIB
Wamenkomdigi Nezar Patria bertemu dengan Head of Global Government Affairs & Corporate Social Responsibilities SAP, Wolfgang Dierker, di sela-sela penyelenggaraan ATxAI Summit 2025 di Singapura.  (Foto: Humas Kemkomdigi)
Wamenkomdigi Nezar Patria bertemu dengan Head of Global Government Affairs & Corporate Social Responsibilities SAP, Wolfgang Dierker, di sela-sela penyelenggaraan ATxAI Summit 2025 di Singapura. (Foto: Humas Kemkomdigi)

SINGAPURA, METROSELEBES.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membuka peluang kerja sama strategis dengan raksasa teknologi global SAP untuk memperkuat pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) nasional yang etis, patuh regulasi, dan menjunjung tinggi kedaulatan data.

Inisiasi kolaborasi ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, dengan Head of Global Government Affairs & Corporate Social Responsibilities SAP, Wolfgang Dierker, di sela-sela ATxAI Summit 2025 yang digelar di Singapura, Kamis, 29 Mei 2025.

Baca Juga: AI Perkuat Peran Humas: Kemenko Dorong SDM Perekonomian Lebih Cakap Digital

Nezar menekankan pentingnya kolaborasi internasional yang mendukung percepatan transformasi digital Indonesia, namun tetap berlandaskan pada prinsip kedaulatan digital dan perlindungan publik.

"Kami menyambut baik tawaran SAP untuk mendampingi proses reformasi kebijakan, termasuk melalui penugasan country expert yang bekerja lintas sektor," ujar Nezar.

SAP sendiri mengusulkan pemanfaatan teknologi AI untuk sektor-sektor strategis di Indonesia, seperti layanan publik yang berbasis AI konsumen, pertanian cerdas untuk pemantauan produktivitas, serta digitalisasi UMKM guna mempercepat integrasi ke dalam ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan aman.

Baca Juga: Misi Rahasia Grok: AI Elon Musk Dituding Intai Data Sensitif Pemerintah AS

Sebagai langkah awal, Kemkomdigi akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta para pemangku kepentingan lintas sektor untuk menyusun skema kerja sama yang berbasis riset dan evaluasi teknis terhadap kesiapan regulasi.

SAP juga menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dan kebijakan “Satu Data Indonesia” sebagaimana diatur dalam PP No. 39 Tahun 2019.

Dukungan ini mencakup integrasi perangkat kepatuhan AI, pengamanan data berstandar internasional (ISO/IEC), hingga uji coba teknologi berbasis regulatory sandbox.

Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di UEA: Umumkan Kesepakatan Raksasa 0 Miliar dan Aliansi AI

"Indonesia adalah pasar strategis bagi SAP. Kami berkomitmen untuk mendampingi pemerintah dalam penyusunan kebijakan AI, penerapan teknologi di sektor publik, dan penguatan kapasitas kelembagaan," ujar Dierker.

SAP menyoroti keberhasilan mereka dalam mendukung pemerintah Thailand dan Singapura melalui nota kesepahaman berbasis riset dan forum kolaborasi publik-swasta.

Model serupa dinilai sangat relevan untuk direplikasi di Indonesia, guna membangun tata kelola AI yang kolaboratif, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika teknologi global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X