JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan peran strategis kehumasan di era digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kompetensi SDM Kehumasan yang digelar di Jakarta, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) kehumasan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi publik terkait isu-isu perekonomian.
Pemanfaatan AI menjadi sorotan utama sebagai strategi modernisasi humas pemerintah agar lebih akurat, cepat, dan efektif dalam menjangkau masyarakat luas.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, dalam sambutannya menekankan bahwa humas tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi strategis antara pemerintah dan publik.
Baca Juga: PKPRI DKI Jakarta Catat Kinerja Gemilang, Layak Raih Akreditasi A
"Penguatan kompetensi humas sangat penting di era transformasi digital ini, terutama untuk menghadirkan narasi ekonomi yang objektif dan membangun kepercayaan publik," ujarnya.
Dalam sesi diskusi, para peserta mendapatkan pembekalan seputar update isu perekonomian nasional, strategi komunikasi melalui media massa, serta eksplorasi teknologi AI seperti natural language processing dan automated content generation dalam menunjang penugasan kehumasan.
Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem komunikasi publik yang tanggap teknologi.
Sebagai penguat, data dari We Are Social (2024) menunjukkan bahwa 77% masyarakat Indonesia kini mengakses informasi melalui platform digital, dengan 63% di antaranya menyukai konten yang berbasis visual dan interaktif.
Baca Juga: Dapur Mandiri Pesantren: Resep Baru Santri Sehat dan Ekonomi Bangkit
Dengan tren ini, penguasaan teknologi AI menjadi keharusan agar informasi perekonomian dapat tersampaikan dengan menarik dan informatif.
Langkah Kemenko ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya digitalisasi birokrasi dan transformasi SDM sebagai pilar utama Indonesia Emas 2045.
Selain itu, laporan McKinsey juga menyebutkan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi kerja hingga 40% di sektor administrasi publik.
Artikel Terkait
Puan Maharani Desak Budi Arie Klarifikasi Tudingan Libatkan PDIP Dalam Kasus Judol
Hakim Terkemuka Iran Dibunuh Saat Berangkat Kerja, Otoritas Kecam Kurangnya Pengawalan
PDIP Resmi Polisikan Budi Arie, Tudingan Pencemaran Nama Baik Jadi Pemicu
Terungkap, 11 Unit Apartemen Mewah Diduga Dibeli Eks Dirut Taspen dari Uang Korupsi Rp1 Triliun
Kluivert Tegaskan Misi Kalahkan China, Tak Ingin Langkah Timnas Terhenti di Round 3
Jelang Puncak Haji, Kemenag Upayakan Jemaah Pasangan yang Terpisah Bisa Berkumpul di Armuzna
Pemkot Palu Kirim 69 Relawan Bantu Korban Banjir di Wombo Kalonggo Donggala
Langkah Berani Prabowo: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka
Dapur Mandiri Pesantren: Resep Baru Santri Sehat dan Ekonomi Bangkit
PKPRI DKI Jakarta Catat Kinerja Gemilang, Layak Raih Akreditasi A