AI Perkuat Peran Humas: Kemenko Dorong SDM Perekonomian Lebih Cakap Digital

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 28 Mei 2025 | 16:20 WIB
Pemanfaatan AI menjadi sorotan utama sebagai strategi modernisasi humas pemerintah agar lebih akurat, cepat, dan efektif dalam menjangkau masyarakat luas. (Instagram perekonomianri)
Pemanfaatan AI menjadi sorotan utama sebagai strategi modernisasi humas pemerintah agar lebih akurat, cepat, dan efektif dalam menjangkau masyarakat luas. (Instagram perekonomianri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan peran strategis kehumasan di era digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian) menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kompetensi SDM Kehumasan yang digelar di Jakarta, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) kehumasan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi publik terkait isu-isu perekonomian.

Pemanfaatan AI menjadi sorotan utama sebagai strategi modernisasi humas pemerintah agar lebih akurat, cepat, dan efektif dalam menjangkau masyarakat luas.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, dalam sambutannya menekankan bahwa humas tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi strategis antara pemerintah dan publik.

Baca Juga: PKPRI DKI Jakarta Catat Kinerja Gemilang, Layak Raih Akreditasi A

"Penguatan kompetensi humas sangat penting di era transformasi digital ini, terutama untuk menghadirkan narasi ekonomi yang objektif dan membangun kepercayaan publik," ujarnya.

Dalam sesi diskusi, para peserta mendapatkan pembekalan seputar update isu perekonomian nasional, strategi komunikasi melalui media massa, serta eksplorasi teknologi AI seperti natural language processing dan automated content generation dalam menunjang penugasan kehumasan.

Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem komunikasi publik yang tanggap teknologi.

Sebagai penguat, data dari We Are Social (2024) menunjukkan bahwa 77% masyarakat Indonesia kini mengakses informasi melalui platform digital, dengan 63% di antaranya menyukai konten yang berbasis visual dan interaktif.

Baca Juga: Dapur Mandiri Pesantren: Resep Baru Santri Sehat dan Ekonomi Bangkit

Dengan tren ini, penguasaan teknologi AI menjadi keharusan agar informasi perekonomian dapat tersampaikan dengan menarik dan informatif.

Langkah Kemenko ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya digitalisasi birokrasi dan transformasi SDM sebagai pilar utama Indonesia Emas 2045.

Selain itu, laporan McKinsey juga menyebutkan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi kerja hingga 40% di sektor administrasi publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X