Pesan Mendalam di Balik Jalan Sehat Hardiknas 2025

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 18 Mei 2025 | 21:22 WIB
Jalan Sehat Hardiknas 2025 tak sekadar menjadi ajang olahraga pagi biasa, tetapi menjadi simbol kuat dari gerakan kolaboratif menuju pendidikan yang lebih ramah dan inklusif. (Instagram kemendikdasmen)
Jalan Sehat Hardiknas 2025 tak sekadar menjadi ajang olahraga pagi biasa, tetapi menjadi simbol kuat dari gerakan kolaboratif menuju pendidikan yang lebih ramah dan inklusif. (Instagram kemendikdasmen)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Jalan Sehat Hardiknas 2025 tak sekadar menjadi ajang olahraga pagi biasa, tetapi menjadi simbol kuat dari gerakan kolaboratif menuju pendidikan yang lebih ramah dan inklusif.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/5/2025) di Halaman Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, ini secara resmi dibuka dan dilepas oleh Mendikdasmen Abdul Muti, di tengah antusiasme ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya ribuan langkah yang merepresentasikan partisipasi semesta dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Sekolah Garuda Menetas di Ujung Negeri: Revolusi dari Sabang sampai Merauke

Ia menekankan bahwa seluruh elemen bangsa harus berkomitmen memperkuat layanan pendidikan, serta bersatu dalam menghadapi tantangan dan menyelesaikan berbagai persoalan di dunia pendidikan.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa pendidikan berkualitas memerlukan keterlibatan semua pihak,” ujar Mu’ti.

Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan meneladani semangat Ki Hadjar Dewantara, yang menekankan pentingnya pengembangan karakter, kemandirian, dan tanggung jawab dalam diri peserta didik.

Baca Juga: Gerbang Sertifikasi Terbuka Tiga Hari: Siap-Siap PPG Daljab Mapel Umum 2025!

Yang istimewa, Jalan Sehat Hardiknas 2025 kali ini turut dimeriahkan oleh keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Keterlibatan mereka bukan hanya sebagai simbol inklusivitas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya nyata menciptakan ruang yang ramah dan menyatukan semangat seluruh peserta dalam satu langkah menuju tujuan pendidikan bersama.

“Kehadiran ABK menambah makna dan kebersamaan dalam kegiatan ini,” tambah Mu’ti.

Menguatkan pesan Mu’ti, laporan dari Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus sebelumnya juga menunjukkan bahwa inklusi pendidikan semakin menjadi arus utama dalam kebijakan nasional.

Baca Juga: Rahasia dari Tepian Pantai: Sekolah Ini Buka Pendaftaran Siswa Baru, Tapi Ada Program yang Bikin Terpukau!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X