Transaksi Kopdes Kini Cashless: Strategi Pemerintah Tangkal Fraud di Desa

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 18:48 WIB
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengumumkan bahwa seluruh transaksi di Koperasi Desa Merah Putih akan dilakukan cashless alias tanpa uang tunai, menggunakan sistem digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). (Instagram kopdesmerahputih)
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengumumkan bahwa seluruh transaksi di Koperasi Desa Merah Putih akan dilakukan cashless alias tanpa uang tunai, menggunakan sistem digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). (Instagram kopdesmerahputih)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah kini melangkah lebih jauh dalam upaya profesionalisasi Koperasi Desa.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengumumkan bahwa seluruh Transaksi Kopdes Kini Cashless alias tanpa uang tunai, menggunakan sistem digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Langkah diam-diam namun strategis ini disebut sebagai upaya menciptakan sistem keuangan koperasi yang transparan, profesional, dan akuntabel. Budi Arie menekankan bahwa kebijakan ini juga bertujuan utama untuk mencegah terjadinya fraud atau kecurangan yang kerap menghantui sistem keuangan di tingkat desa.

Baca Juga: Target 80 Ribu Koperasi Desa : Indonesia Bersiap Menuju Revolusi Koperasi 2025

“Saya sudah bilang kepada Gubernur Bank Indonesia supaya semuanya nanti cashless, pembayarannya digital pakai QRIS,” ujar Budi Arie.

Kebijakan ini memperkuat dorongan digitalisasi yang sebelumnya juga digaungkan oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Dalam laporan Bank Indonesia tahun 2024, tercatat bahwa transaksi menggunakan QRIS meningkat hingga 152% dibanding tahun sebelumnya, dengan sektor UMKM sebagai penyumbang tertinggi.

Transformasi digital ini dinilai mampu menekan potensi penyimpangan dana dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Gerakan Besar Ekonomi Desa: 80 Ribu Gudang dan Truk untuk Koperasi Desa

Implementasi transaksi digital di koperasi desa ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat ditiru oleh koperasi lain di seluruh Indonesia.

Pemerintah berharap, melalui inovasi cashless ini, tidak hanya mencegah fraud, tetapi juga mempercepat integrasi koperasi desa ke dalam ekosistem ekonomi digital nasional.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X