“Selama ini ada anak yang ingin membawa makanan ke rumah, ini juga harus diperketat karena masakan ini kan ada batas waktunya untuk dikonsumsi,” tutupnya.
Kasus keracunan ini menjadi peringatan serius terhadap pelaksanaan program MBG yang menyasar ribuan pelajar di berbagai daerah, dan menjadi momentum bagi BGN untuk memperkuat sistem pengawasan dan distribusi makanan bergizi secara nasional. ***
Artikel Terkait
Kejagung Tegaskan Tak Ada Intervensi Penegakan Hukum Meski TNI Jaga Kejaksaan
Jepang Tetap Dukung Misi Bulan AS Meski Anggaran NASA Dipangkas
Tiga Lapis Tameng Tak Terlihat: Perlindungan Tersembunyi bagi Pahlawan Devisa
Kunjungi Asrama Haji Medan, Wapres Gibran Ungkap Rencana Kampung Haji Di Arab Saudi
Terbang Tinggi, Pulang Terluka: Ironi di Balik Mimpi PMI Berkualitas
Drama Juara Eropa: Empat Liga Sudah Tamat, Serie A Masih Panas Membara!
Bagaimana Langkah Pemerintah Desa dan BPD dalam Mewujudkan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Desa? ini caranya
Jarang Terekspos, Ternyata Ayah Syifa Hadju Juga Berkiprah di Dunia Hiburan
Chemistry Rahasia: Duet Dewi Perssik dan Nabil Bikin Netizen Heboh
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin Lepas 172 Calon Jamaah Haji Kloter 8 Tahun 2025