Terbang Tinggi, Pulang Terluka: Ironi di Balik Mimpi PMI Berkualitas

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 16 Mei 2025 | 21:15 WIB
Melalui peningkatan keahlian dan sertifikasi seperti perawat profesional, teknisi, chef, hingga talenta digital, PMI diharapkan memiliki nilai tawar tinggi dan martabat di mata dunia.  Namun ironisnya, masih (INSTAGRAM KOMENKOPMRI)
Melalui peningkatan keahlian dan sertifikasi seperti perawat profesional, teknisi, chef, hingga talenta digital, PMI diharapkan memiliki nilai tawar tinggi dan martabat di mata dunia. Namun ironisnya, masih (INSTAGRAM KOMENKOPMRI)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Bayangkan mimpi besar untuk terbang tinggi ke negeri asing demi masa depan cerah, namun kenyataannya banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang justru pulang terluka karena minimnya informasi tentang hak dan perlindungan mereka.

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia menegaskan pentingnya lahirnya PMI berkualitas yang aman dan tidak rentan.

Melalui peningkatan keahlian dan sertifikasi seperti perawat profesional, teknisi, chef, hingga talenta digital, PMI diharapkan memiliki nilai tawar tinggi dan martabat di mata dunia.

Baca Juga: Tiga Lapis Tameng Tak Terlihat: Perlindungan Tersembunyi bagi Pahlawan Devisa

Namun ironisnya, masih banyak PMI yang menjadi korban perdagangan orang atau perlakuan tidak adil akibat ketidaktahuan akan hak-haknya.

“Ini bukan hanya tentang perlindungan. Ini tentang martabat dan nilai tawar tenaga kerja Indonesia di mata dunia,” tulis akun resmi @kemenkopmri.

Berdasarkan data BNP2TKI, ribuan PMI setiap tahunnya mengalami eksploitasi karena minimnya literasi hukum dan informasi perlindungan.

Baca Juga: Terjebak Mimpi, Terjerat Derita: Fakta Kelam di Balik Keberangkatan PMI yang Tak Banyak Diketahui

Padahal, pemerintah telah menyediakan mekanisme perlindungan hukum, termasuk layanan pengaduan cepat dan pendampingan hukum di negara tujuan.

Untuk memperkuat langkah ini, Kemenkop juga mendorong kerja sama lintas lembaga seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Luar Negeri guna membentuk sistem pengawasan dan perlindungan terpadu, termasuk pelatihan pra-keberangkatan berbasis hak pekerja.

Mari kenali lebih dalam hak dan perlindungan yang tersedia bagi PMI agar mereka dapat bekerja dengan aman, berdaya, dan terhindar dari mimpi buruk di tanah orang. Jangan sampai mimpi terbang tinggi berubah menjadi luka yang membekas seumur hidup.***

Baca Juga: Dibungkam Ketidaktahuan: Jerat Sunyi yang Menanti PMI di Negeri Orang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X