internasional

Tragedi Terburuk dalam Satu Dekade: Lebih dari 200 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Air India di Ahmedabad

Kamis, 12 Juni 2025 | 21:39 WIB
Puing-puing pesawat Boeing 787 Dreamliner tergeletak di lokasi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

AHMEDABAD,METROSELEBES.COM-Lebih dari 200 orang tewas setelah sebuah pesawat milik Air India tujuan London jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad, India, pada Kamis siang waktu setempat. Insiden tragis ini menjadi bencana penerbangan terburuk di dunia dalam satu dekade terakhir. Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (12/06/2025).

Baca Juga: Inggris Hormati Tinjauan AS terhadap Pakta AUKUS, Tegaskan Komitmen terhadap Keamanan Global

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan AI171 membawa 242 orang saat mengalami kecelakaan fatal yang menyebabkan pesawat menabrak sebuah asrama mahasiswa kedokteran dari B.J. Medical College, yang terletak tak jauh dari landasan pacu. Kecelakaan terjadi tepat saat waktu makan siang, menambah jumlah korban jiwa dari warga sipil di darat.

 

Tidak Ada Korban Selamat. Kepala Kepolisian Ahmedabad, G.S. Malik, menyatakan bahwa hingga Kamis malam sebanyak 204 jenazah telah berhasil ditemukan dari lokasi kejadian. “Angka ini mencakup penumpang pesawat dan juga warga yang berada di gedung yang tertimpa,” ujarnya kepada Reuters. Surat kabar Indian Express melaporkan bahwa seluruh 242 penumpang dan awak pesawat dinyatakan tewas, berdasarkan keterangan pihak kepolisian.

Baca Juga: Kekerasan Anti-Imigran di Irlandia Utara: Pusat Rekreasi Diserang, Puluhan Polisi Terluka

Dari total penumpang, 217 adalah orang dewasa, 11 anak-anak, dan 2 bayi. Air India menyebutkan bahwa 169 dari mereka merupakan warga negara India, 53 warga Inggris, 7 warga Portugal, dan 1 warga Kanada.

 

Asrama Mahasiswa Jadi Lokasi Tumbukan. Visual dari lokasi kejadian menunjukkan badan pesawat yang hancur berserakan di sekitar gedung asrama, dengan ekor pesawat tampak menancap di atap. Api berkobar dari reruntuhan disertai asap hitam pekat yang membumbung ke udara.

 

Menurut laporan dari saluran berita CNN News-18, bagian pesawat jatuh tepat di atas ruang makan asrama, yang pada saat itu dipenuhi mahasiswa. Beberapa korban diidentifikasi sebagai mahasiswa kedokteran yang tengah beristirahat.

Baca Juga: Kesepakatan Bersejarah Uni Eropa dan Inggris Permudah Perlintasan Perbatasan Gibraltar

Ramila, seorang ibu dari mahasiswa yang tinggal di asrama, menceritakan bahwa anaknya berhasil selamat setelah melompat dari lantai dua. “Dia mengalami luka-luka, tapi saya bersyukur dia hidup,” katanya kepada kantor berita ANI.

 

Halaman:

Tags

Terkini