FRANKFURT,METROSELEBES.COM-Sejumlah maskapai penerbangan internasional kembali menangguhkan layanan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Israel, setelah sebuah rudal yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman pada 4 Mei mendarat di dekat Bandara Internasional Ben Gurion, yang merupakan bandara utama negara itu. Ketegangan yang terus meningkat, ditambah dengan serangan udara yang terus dilancarkan Israel ke Jalur Gaza, menjadi alasan utama penghentian penerbangan tersebut. Seperti dikutip dari Reuters pada Rabu, (04/06/2026).
Baca Juga: Mantan Terpidana Bom Bali 2002 Buka Usaha Kopi, Janji Sisihkan Penghasilan untuk Korban
Langkah ini menandai mundurnya proses pemulihan jadwal penerbangan yang sempat dimulai kembali setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, pada Januari lalu. Namun, operasi militer Israel kembali dilanjutkan sejak Maret dan meningkat drastis sepanjang Mei, memicu kekhawatiran keamanan bagi penerbangan sipil.
Berikut adalah daftar maskapai yang telah membatalkan atau menunda penerbangan mereka sejak awal Mei:
airBaltic
Maskapai nasional Latvia ini berencana untuk kembali mengoperasikan penerbangan reguler antara Riga dan Tel Aviv mulai 6 Juni.
Air Canada
Maskapai asal Kanada menunda kembali operasional penerbangan antara Kanada dan Israel hingga 8 September, dari jadwal semula pada 8 Juni.
KLM (Air France-KLM Group)
Maskapai Belanda ini telah melanjutkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv pada 31 Mei.